Sekali Cinta Tetap Cinta

Sekali Cinta Tetap Cinta

  • WpView
    Reads 521
  • WpVote
    Votes 42
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing1h 33m
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 21, 2017
Aku tak habis pikir tentang apa yang aku lakukan selama ini. Berharap pada pria yang tidak bisa aku miliki. Bagaimana bisa aku melakukannya? Sebuah rasa yang membuat aku melukai diriku sendiri. Aku tidak ingin jatuh terlalu dalam dengan harapan yang tak pernah pasti. Aku mencoba melupakan mu dengan apapun itu. Aku pergi menjauh dari mu. Pada akhirnya perasaan ku tetap kembali pada mu. Segala yang aku lakukan. Tentang tulus iklas berbagi kebagian dengan mu. Aku hanya ingin melihat mu bahagia. Sampai suatu hari aku lelah dengan keadaan masih menunggu mu. Aku menghilang dari kehidupan mu. Dan aku tetap masih dengan perasaan yang sama, aku mencintai mu.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Penghulu Bidadariku S2 : Aisyah Humaira
  • π’πžπ›πžπ§π­πšπ« 𝐘𝐚𝐧𝐠 π€π›πšππ’ | πŽπ†
  • SIAPA? |βœ“|
  • Mr. Soft | HOLD
  • KAMU KU
  • BENAR UNTUKMU [COMPLETE]
  • TEARSBREAKER
  • senyuman Terakhir [ C ]
  • Late

~ Fully Completed S2 ~ Rayyan Harith menyangka jalan takdirnya dan Aisyah Humaira tidak akan lagi menyatu. Namun, apabila dia sedang belajar untuk reda dengan liku suratan hidup, satu berita sekali lagi hadir dan membuatkan dia hilang arah. Jiwa terasa kembali parah. Sungguh, bukan ini pintanya walaupun dia tahu hanya ini satu-satunya jalan yang dia punya untuk memiliki kembali kebahagiannya dahulu. "Demi Allah, hati saya masih sama. Perasaan ini masih utuh dan takkan pernah berganti. Awak, ibu kepada anak-anak saya...dan saya masih berharap awak menjadi isteri dunia akhirat saya." - Rayyan Harith - "Cinta saya dah berkubur dengan segala kenangan di antara saya dan arwah suami saya. Awak mungkin bapa kepada anak saya, tetapi awak takkan mampu kembali menjadi pendamping hidup saya." - Aisyah Humaira - Dia pergi, bukan kerana mengalah. Namun, demi memberi ruang dan masa. Dia pergi, bukan bermakna hati sudah pudar rasa. Namun, demi memberi peluang wanita itu menenangkan jiwa. Biar waktu terus berputar. Biar masa berlalu pantas. Biar kenangan berganjak pergi. Andai jodoh sudah tertulis di luh mahfuz, kau dan aku... pasti dipertemukan kembali.

More details
WpActionLinkContent Guidelines