(True) Love in Campus

(True) Love in Campus

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 25, 2017
Pernah menjadi mahasiswa? Pernah punya dosen favorit? Pernah mengaguminya hingga jatuh cinta padanya? jika iya, maka belajarlah dari sekarang untuk berhati-hati melibatkan hati saat belajar. Karena belajar dengan hati akan membawa kenangan yang tak terlupakan. Rasa kagum mirip seperti es krim yang dapat meleleh kapan saja. Membaur dengan rasa topping yang menghiasinya. Melumer dengan beragam rasa; vanila, coklat, strawberry, dan kapucino. Menjadikan kecanduan dan ingin terus melahapnya, menyentuhkannya di permukaan lidah yang semakin kecanduan. Cinta selayak aksara-aksara puisi yang berbaris rapi di atas kertas. Semakin lama semakin ritmis. Melagukan kekaguman, keterpesonaan, ketergantungan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Manisnya TeBu
  • Keep Your Smile
  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • Icy Eyes
  • Komunikator (Completed) ✓
  • My Perfect Senior [Completed]
  • Audy & Bani
  • Another Side ¦ Book 1 Of 2✔
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • BETTER THAN THIS - TERBIT (Seri Pertama Always)

Teras Budaya-acara tahunan yang menandai dimulainya perjalanan mahasiswa baru di Fakultas Ilmu Budaya. Di antara keramaian, Sora memilih berjalan sendiri, tanpa ekspektasi besar akan pertemanan atau pengalaman baru. Namun, satu nama yang terbaca di bag tag seorang gadis, Angelina Feng, tanpa sadar menarik perhatiannya. Angel yang ceria dan penuh semangat segera membentuk ikatan tak terduga dengan Sora. Namun, di balik senyumnya, ada sesuatu yang ia sembunyikan. Sama seperti Sora, yang terus menggenggam liontin berukir naga-sebuah janji lama yang tak kunjung ditepati. Ketika sebuah pesan anonim muncul di ponselnya: "Kamu masih menyimpan liontin itu, kan?" Sora mulai menyadari bahwa bayangan masa lalu mungkin lebih dekat dari yang ia kira. Di tengah kisah pertemanan, mimpi, dan masa lalu yang menyatukan mereka, apakah Sora siap menghadapi jawaban yang telah lama ia cari? Ataukah, seperti gula dalam tebu, manisnya hanya terasa sesaat sebelum akhirnya menghilang?

More details
WpActionLinkContent Guidelines