Obálka příběhu pro The Knitted Doll od Tree_NoktahTNT
The Knitted Doll
  • WpView
    přečtení 1,475
  • WpVote
    Hlasy 182
  • WpPart
    Části 3
  • WpView
    přečtení 1,475
  • WpVote
    Hlasy 182
  • WpPart
    Části 3
Rozepsáno, poprvé publikováno led 25, 2017
Pro dospělé
Seorang bocah kecil hidup sendiri. Kamu pernahkah tahu bocah kecil yang selalu kesepian, trauma psikologis yang selalu menghantui. Dunianya terpojok sepinya hantaman logika yang terkuras pemikiran.
 'Kamu pernah tatap wajah kecil itu,'
'Barangkali.'
Kisah ini seorang bocah terjebak ke dalam dunia yang tak akan terbayang meski sekejap. Jebakan pelahap logika, semua yang meyakini-pun terpenjara kabut hitam yang selalu menaungi. Tatap sendiri meratapi kehausan batin. Sesekali menoleh mantapkan cerita diri. Selimut hangat yang selalu dinanti. Tetaplah naungan hitam terlalu pekat, sehingga ingin benar-benar bulatkan tekat beranjak. Hanya sebuah kata yang bisa terucap: sedih. Duduk merenung sendiri merasa sepi terlalu pedih.
Všechna práva vyhrazena
Pro přidání The Knitted Doll do své knihovny a dostávání aktualizací se zaregistruj
nebo
Pokyny k obsahu
Taky se ti může líbit
𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄 od WidyaSyala
Části: 61 Dokončeno
Kepergian dua orang yang paling disayang olehnya memberikan kekosongan yang panjang dalam hidup Fajar. Ketika orang-orang yang berhubungan dengan kejadian itu sanggup menjalani kehidupan normal, waktu seolah berhenti berputar hanya untuk Fajar sendiri. Tidak ada perasaan yang lebih buruk selain ingin menghilang tiap kali terbangun dari tidur. Insiden di sekolah yang menjadikannya sebagai tersangka utama semakin memperburuk keadaan. Rumor dan perundungan terus datang kepadanya. Sampai akhirnya Fajar bertemu dengan orang yang memiliki nama yang sama dengan teman masa kecil yang tidak bisa dilupakannya, Marun. Semua luka lama itu seolah ditarik paksa kembali untuk diingat. Kehadiran gadis itu begitu mengusiknya sampai titik dimana Fajar merasa terancam dan kehidupannya yang memang sudah kacau balau menjadi tambah runyam. Segalanya menjadi lepas kendali dan Fajar hampir kehilangan keseimbangan jika saja Marun tidak meraih tangannya. Hanya saja gengaman itu membuatnya takut... Satu yang Fajar tak paham, uluran tangan itu bukan untuk menghancurkannya, melainkan untuk menyatukan kembali kepingan hatinya. --- I don't have anything to say. I don't have anything to do. I don't have anything to hold. I don't have someone to love. I don't have place to call home... I'm breathing but I'm not sure that I'm alive. --- ⚠️TRIGGER WARNING! Depresi, Post Traumatic Stress Disorder, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, Explicit Content. . ‼️Jika kalian membaca cerita ini di platform lain SELAIN WATTPAD, kalian kemungkinan besar beresiko terkena serangan MALWARE. Bacalah cerita original dengan aman HANYA DI WATTPAD👇🏻 https://www.wattpad.com/story/90365521?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=WidyaSyala&wp_originator=dtbvn2l94bpK%2Fyj9nO7JQPJuJ14RcfZx%2Fu6ok%2Fx7aV3%2FyqNzXbmW8CFFyYxQsTis%2FMC53ppiK2w1Wv8XfGMyCJdzPl1N85A5kvSja87SJFFXILqNHmDhDLgRYhnmeEVK
Beneath The Bloodline I LingOrm [Bahasa Indonesia] od shazzy1612
Části: 30 Dokončeno Pro dospělé
Prolog - Di Bawah Garis Darah Ling Ling Kwong lahir dalam garis keturunan penuh rasa sakit, pengkhianatan, dan warisan kelam yang tak pernah ia minta. Dia tidak memilih untuk kehilangan ayahnya karena dibunuh, tidak memilih kontrak yang mengikatnya, atau tembok dingin yang ia bangun di sekeliling hatinya - terutama terhadap Orm, satu-satunya orang yang benar-benar melihat siapa dirinya. Namun ketika hidup menyeretnya ke dunia bawah tanah: kejahatan, perdagangan manusia, senjata, dan narkoba, Ling melawan. Dia berjuang demi kebenaran, demi keadilan, dan demi orang-orang yang ia cintai - bahkan ketika ia sendiri tidak tahu bagaimana mencintai mereka dengan cara yang benar. Lewat pengkhianatan dan balas dendam, lewat teman-teman setia dan sekutu yang tak terduga, Ling menemukan sesuatu yang lebih dalam di balik garis darah itu - kesempatan untuk sembuh, membangun kembali, dan menciptakan keluarganya sendiri. Ini adalah kisah tentang bertahan hidup, cinta, dan harapan. Tentang melepaskan diri dari masa lalu. Dan tentang bangkit, lebih kuat, bersama-sama. ⚠ Peringatan Konten [TW]: Cerita ini mengandung tema kekerasan, kesedihan, kekerasan emosional, perdagangan manusia, pemaksaan, dan membahayakan anak. Beberapa adegan mungkin mencakup kekerasan fisik, ketimpangan kekuasaan, dan situasi emosional yang intens. Pembaca disarankan untuk berhati-hati. Jika Anda tidak nyaman dengan topik-topik ini, Anda dapat melewati bab ini atau melanjutkan dengan kewaspadaan. DISCLAIMER Cerita ini sepenuhnya fiksi. Tidak ada hubungannya dengan kejadian, individu, atau entitas di dunia nyata, baik yang masih hidup maupun yang telah tiada. Kesamaan apa pun hanyalah kebetulan belaka dan tidak disengaja. Ling Ling Kwong & Orm Kornnaphat, tentu saja, adalah gadis-gadis yang luar biasa dan tidak seperti karakter yang digambarkan dalam fanfiksi ini. Ingat, ini hanyalah fanfiksi! Selamat membaca! **Semua foto dikreditkan kepada pemiliknya masing-masing.
Taky se ti může líbit
Slide 1 of 9
My Doll [1001 Expression Of Pyschopath] cover
Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT] cover
𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄 cover
psychologycal cover
AND YOU cover
Baneblood Brotherhood (hiat) cover
Beneath The Bloodline I LingOrm [Bahasa Indonesia] cover
We Used To Be A Family cover
New Life As Undeath {END} cover

My Doll [1001 Expression Of Pyschopath]

Části: 13 Dokončeno

Terdengar derap langkah kaki, ditambah sayatan pisau pada tembok yang mengeluarkan bunyi mencekam. Di tempat yang sunyi ini, membuat bulu kuduk siapapun yang mendengarnya akan berdiri, "Mmmm....mmmmm" "Shttttt...jangan bersuara manis, nanti terdengar sesorang" ucap lelaki itu sembari mengusap lembut wajah seorang wanita dengan pisau "mmmm....hikss" rintih sang wanita tertahan, lantaran mulutnya penuh dengan kain bekas yang berlumuran darah. "Ku katakan diam! Apa kau tuli!!" Bentak lelaki tersebut "Mmm...hikss hikss...mhhh" "Ku rasa kau memang tuli gadis manis....ku bersihkan telingamu dulu ya" ucap sang lelaki itu sembari mengorek-ngorek telinga sang gadis dengan pisau belati, hingga darah segar mengalir di belatinya, sang gadis hanya merintih tertahan dan hanya menitikan air mata, sang lelaki tersebut yang melihatnya justru semakin gemas untuk 'membersihkan' telinga sang gadis NB: Typo everywhere Voment biar tambah semangatt! ^_^ Author:Shin Hara