Story Of Us

Story Of Us

  • WpView
    Reads 353
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 28, 2013
WpInfo
Fanfic
Malem itu, Seungri ngungkapin perasaan cintanya ke Haana di depan orang banyak pada saat ulang tahun Seungri. Seungri bilang, kalo Haana nerima dia, itu bakal jadi kado paling spesial yang seungri pernah terima. Omong kosong. Semua cowo ngomong kaya gitu ke cewek yang lagi mereka taksir. Kalo udah ga naksir? Dibuang deh. Setelah berkali-kali Haana ngelirik gue, dia akhirnya nerima Seungri. Seisi ruangan menyambut bahagia. Tapi mereka berdua lupa satu hal. Gue sm GD oppa masih suka sama Seungri maupun Haana. Gue masih percaya kalimat apapun yang keluar dari mulut Seungri. Gue percaya Seungri walaupun dia bilang bulan itu bentuknya kotak. Gue tau ini terdengar gila, tapi ini adanya. Gue udah jatuh dalam perangkapnya. Dalam waktu bersamaan, gue benci sama Haana begitupun GD oppa benci sm Seungri. Sahabat macam apa mereka? Makan temen sendiri? Udah lupa sama kita yang tersakiti? *****
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELENOPHILE
  • [BUKAN] Couple Goals 2
  • Kisah Seorang Shani CEO Muda Yang Cuek dan dingin ke semua orang (Shani)
  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • Cinta Itu Polos?
  • Memories in Moon
  • Mentari Tanpa Sinar
  • MALAM(MALA & ILHAM)
  • Epilog Tanpa Prolog
  • BULAN (END)

"gw gapeduli bul, gw cmn syg sama lo gw cinta sama lo, bahkan sekarang gw udah jatuh, sejatuh jatuh nya sama lo bul" ucap avond dengan kepala tertunduk lemas sambil memegang tangan bulan. "tapi gw peduli avond! peduli sama kita, gimana kedepan nya, hubungan nya. Tapi lo apa? sepertinya memang matahari lebih pantas dengan senja, dan bulan selalu dengan malam nya, maaf avond kita selesai" ucap bulan dengan berat hati, dan tangisan nya, seraya melepas genggaman avond di tangan nya, lalu pergi menjauh dengan segala kenangan dan kecewa. 'sampai kapan pun rembulan hanya milik sang malam dan senja hanyalah pembuka sebelum sang malam tiba' -avnd 'tidak ada yang lebih pantas dari matahari untuk senja dan bulan untuk malamnya' -bln HAIIII!! PENASARAN GA SIH SAMA CERITANYA?? GIMANA SIHH KOK BISAA KAYA GITU ITU LOHH?! YAUDAH YUKKK BACCAHHHH AZZAAA👊🏽

More details
WpActionLinkContent Guidelines