Hemos actualizado nuestras Pautas de Contenido.
Consulta las pautas más recientes para seguir compartiendo historias de forma segura.
KembarZone

KembarZone

  • WpView
    LECTURAS 120
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, feb 2, 2017
WpInfo
Ficción
Romance
Gue boleh curhat, gak?. Kemarin sore, seusai istirahat, teman-teman gue heboh sendiri dengan topik yang gak nyambung. Tentang? Kembaran tidak langsung. Salah satu sahabat gue, namanya Alyaka, ngatain sahabat gue yang satu lagi, Viena. Kata Alya, dia mirip sama anak cowok kelas tetangga, namanya Hadza. Dan di siang itu juga, Viena yang menyimpan dendam, ngajak gue buat nyari kembaran Alya. Ketemu, cowok dari kelas yang sama dengan Hadza, namanya Alzi. Kedua sahabat gue sibuk ngata-ngatain satu sama lain, sedangkan gue cuma diam diantara mereka. Gue gak punya kembaran, dan gue gak mengharapkan kembaran. Tapi, sialnya, pertanyaan iseng gue menyadarkan mereka. Dan sekarang, gue juga punya kembaran tidak langsung dari kelas yang sama dengan Hadza dan Alzi, namanya Juan. ~*~*~*~*~ Note: Cerita berdasarkan sebuah kisah nyata, yang ditambah dengan bumbu-bumbu fiksi. Tidak ada maksud Menjiplak, ini buah pikiran sendiri.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • It HURTS
  • Aku Bukan Dia ( kita Berbeda )
  • I'm Not Her | ENHYPEN
  • He is not My Best Friend (End)
  • Ar.
  • DANADYAKSA
  • IS IT LOVE?  [On Going]
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
It HURTS

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido