Imagine Of Love

Imagine Of Love

  • WpView
    Reads 1,299
  • WpVote
    Votes 218
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Mar 2, 2017
[SINOPSIS] Perempuan yang sudah ditinggalkan oleh Ayah nya apakah sudah tak layak mendapatkan perhatian? ... Aku menginginkan dia menjadi milikku, bersama ku hingga aku tiada, seperti Ibuku yang tetap setia walau ayahku telah tiada ... Akankah superhero seperti ayahku, akan ku dapatkan dikemudian hari? Atau aku hanya mendapatkan pengkhianatan dalam bercinta? .Varillya Lovandrina (cover by yasphinsyahniz) [PROLOG] Ditinggalkan saat beranjak remaja oleh Ayah memang menyakitkan, pelindung ku sudah tiada. Membentengi hidup hanya berdua dengan ibu, terasa sepi ... Tapi, aku mengenal Cinta, tiada hal serumit Cinta. Mengenal Cinta memang luar biasa, Dunia pun sudah tahu. Masa SMA, Cinta mengalahkan segalanya ... Bagaimana kau bisa merasakan diriku disamping mu? Kau saja bercinta dengan yang lain. Tanpa kau sadari, aku telah menyimpan dalam-dalam perasaan ku terhadap sosok mu. Tetapi kau harus tau, Riccy. Aku disini, disamping mu, tanpa kau tau, dan harus tau, Hati ku bersama mu, mencintai mu sebisa ku. Berikan aku kesempatan, tuk mencintai mu seperti dia yang bisa mendapatkan dirimu. -Varillya Lovandrina
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kawin Kontrak? [COMPLETED]
  • JUST D [Who Are You?] [END]
  • Epistola
  • IZINKAN AKU MEMILIH [TELAH TERBIT]
  • The Cool My Boy Friend [TAMAT]
  • Time Heals [TAMAT]
  • As Time Allows
  • My Psycopath Man (Sudah Terbit)
  • KEYSHA ✔
  • BARA [COMPLETED]

[COMPLETED] "Jadi lelaki itu yang akan dijodohkan ibu denganku? Tega sekali, Ibu," gerutuku. Aku semakin membulatkan tekadku untuk menolak ini. Tanpa kusadari, ibu melihat ke arah jendela kamarku dan melihatku kesal. Beberapa saat kemudian, terdengar suara pintu kamar diketuk. "Baby, buka pintu!" Pintanya tegas. Aku pun membukakan pintu. Lalu menelungkupkan badanku di atas kasur. Ibuku menarik kursi belajarku mendekat ke arahku dan memandangiku, lalu berkata pelan padaku. "Kau tahu sendiri kan kebiasaan di sini? Kau juga tahu asal usulmu? Kau paham betul, bagaimana ibumu ini bertahan? Semua karena ibumu ini sepakat dengan norma di sini. Mana mungkin kita bisa hidup cukup seperti ini kalau tidak mengikuti itu semua. Baby, kau tahu itu semua. Harusnya kaupun seperti ibumu ini, ikut arus itu." Melihatku tidak memandangnya, ibu terus mengatakan hal-hal yang sebenarnya kami berdua sama sama tahu. "Ibu menikah dengan bapakmu ketika seusiamu. Dengan itu, ibu bisa memiliki rumah ini dan seperangkat alat jahit. Ibu mampu membesarkanmu, menyekolahkanmu, memenuhi segala keinginanmu, dan tidak pernah menyusahkan orang lain. Kau memang tidak pernah bertemu bapakmu, tapi ibumu ini sudah bercerita tentangnya." "Kita hidup tanpa kekurangan. Bahkan bisa membantu sesama. Kita pun hidup bahagia. Mereka yang juga melakukan ini pun juga sama." "Menikah bukan sesuatu yang salah, Baby." Ibuku mengakhirinya dengan kalimat itu, lalu berdiri hendak keluar kamarku. "Tapi menjanda di usia muda bukan keinginanku, Bu." Balasku sebelum ibu keluar kamar. Ibuku berhenti sejenak, kemudian keluar dari kamarku. Happy reading~ Jangan lupa untuk: √ Vote √ Coment √ Kritik dan Saran Hargai author dengan vote, terimakasi💞

More details
WpActionLinkContent Guidelines