ABIMANYU # Tamat

ABIMANYU # Tamat

  • WpView
    Reads 18,025
  • WpVote
    Votes 1,518
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 13, 2017
WpInfo
Fiction
Fantasy
Apa yang akan terjadi jika seorang tokoh wayang tiba-tiba masuk dalam kehidupan manusia? Dia adalah Abimanyu! Putra Arjuna yang sedang terdesak dalam perang Baratayudha itu tiba-tiba menghilang entah kemana. Ia mendadak muncul begitu saja didepan sebuah rumah tapi bukan dalam dunia wayang.Tapi dunia manusia! Seketika itu juga kehidupan Kei berubah total semenjak kehadiran Abimanyu dirumahnya... #Maaf penulisan cerita ini masih berantakan. Belum sempat direvisi
All Rights Reserved
#987
jodoh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Prenuptial Agreement
  • Jangan Bermain Cinta dengan Mapala
  • Perjodohan Romantis (season 2) # Complete
  • APASIH YANG GAK BUAT COGAN ( Complete  )
  • Time Traveler Chaos | Yeongyu
  • Dibalik Senapan Ss1
  • ABBIYYA AL-FARIZI [TERBIT]
  • Abyanca || Abyan & Bianca
  • Crazy about you
  • Gandakusuma

"Tya, kapan kamu akan menikah?" tanya sang ayah. "Nanti, Yah, kalau sudah ada jodohnya," jawaban ringan itu yang selalu menjadi andalan Adistya. "Iya kapan?" tanya kembali ayahnya yang sepertinya tak sabar menginginkan sang putri untuk segera menikah. "Sabar kali, Yah, toh jodoh gak akan ke mana." "Jodoh memang tidak akan ke mana, tapi kalau gak ke mana-mana kapan dapat jodohnya." Kutipan itulah yang selalu ayahnya ucapkan. Membuat Adistya memutar bola matanya bosan. Ayahnya itu gemar menanyakan perihal jodohnya apalagi mengingat usianya yang sudah menginjak angka 27, usia yang sudah cukup matang untuk membina rumah tangga sampai ayahnya gemar sekali mencarikan jodoh yang untungnya tidak pernah berhasil. Adistya lelah begitupun dengan sang ayah, sampai akhirnya sebuah kesepakatan mereka buat untuk perjodohan terakhir Adistya. Kebebasan sudah ada di depan mata, tapi harapan itu harus gagal karena dengan lancangnya kepala Adistya mengangguk mengkhianati hatinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines