Friend
  • WpView
    Reads 274
  • WpVote
    Votes 49
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 1, 2017
Aku relakan Dia untuk sahabatku. Untuk sahabat yang ku sayang. Aku tak tahu apakah sahabatku menginginkannya atau tidak. Yang jelas aku sudah merelakan kepergiannya agar diriku tidak tersiksa terus oleh kebohongan dan dusta yang ada di hadapanku. Meskipun ku tahu sahabatku menginginkan orang lain bukan Dia. Tetapi, biarlah waktu yang menjawab semua, waktu yang membalaskan semua kejadian yang terjadi di dunia ini. Aku tahu bukan Dia satu satunya orang di dunia ku. Karena aku yakin bahwa di dunia luar sana masih banyak orang yang sedang menunggu untuk masuk atau hadir di dunia ku. Aku selalu berdoa kepada Tuhan agar diberikan pengisi dunia terbaik untukku. Tetapi aku lupa berdoa kepada Tuhan agar dia selamanya mengisi dunia ku, bukan hanya untuk sementara. Ku ucapkan terima kasih kepada Tuhan karena selalu mengabulkan permintaan ku. Dan tak lupanku ucapkan terima kasih juga untuk dia yang sudah hadir tetapi tidak tinggal di hatiku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ikhlasku Merelakanmu (END)
  • Tanpa?
  • Full Of Scratches
  • Love In My Life
  • M E M O R Y  (On Going)
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Takdir Imamku [SELESAI, PROSES SELF PUBLISH]
  • Dark
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA
  • Cintaku Hanya Untukmu Istriku

Kamu tidak perlu khawatirkan Do'aku. Karena saat aku tahu bahagiamu adalah dia, semuanya sudah menjadi kerelaan yang sudah aku ikhlaskan🥀 _ Bagaimana rasanya jika kita terus terfokus pada satu nama, yang selalu menjadi aamiin paling serius disetiap untaian Do'a? Pada satu nama, yang menjadi alasan kuat untuk terus bernegosiasi dengan Tuhan, disepertiga malam? Sampai akhirnya, kita berada dititik dimana, apapun yang terjadi, terjadilah. Karena kini, tidak ingin lagi memaksa Tuhan, tapi hanya ber'doa diberi kebaikan, sesuai Ilmunya, sesuai kebijaksanaannya. Hingga sampai pada dua pilihan terakhir, apakah harus berhenti menunggunya sekarang? Atau harus bersabar lagi, sedikit lebih lama? _ Cerita ini akan mengisahkan Petualangan cinta, yang penuh dengan kesabaran. Silahkan ikuti setiap alurnya, dan rasakan saja bagaimana kisah cinta mereka!

More details
WpActionLinkContent Guidelines