Story cover for Penantian by suciftrni_
Penantian
  • WpView
    LECTURES 692
  • WpVote
    Votes 152
  • WpPart
    Chapitres 9
  • WpView
    LECTURES 692
  • WpVote
    Votes 152
  • WpPart
    Chapitres 9
En cours d'écriture, Publié initialement janv. 26, 2017
Setelah beberapa kali Silva berusaha tersenyum dihadapan Arvi, tetap saja lelaki itu masih belum bisa menerima senyuman nya. Hingga akhirnya Arvi berdiri dari duduk nya dan mengeluarkan foto perempuan sedang tersenyum. Senyuman yang sangat bahagia, senyum yang tersirat tanpa adanya beban yang menahannya. Ya senyuman itu. Senyuman yang diinginkan Arvi untuk dilihatnya kembali. Mengulang semua kenangannya kembali, membuka kembali hati yang dulu sepi. "Ah ayolah. Aku hanya ingin melihat senyuman yang dulu tersirat di bibirmu, bukan senyuman terpaksa yang kau coba seperti tadi" Raut wajah Arvi berubah serius "Dan ingat. Hari ini, esok ataupun lusa aku berharap senyum itu terus mengembang di kedua pipimu. Sebab aku sangat teduh hanya dengan memandang mu" Celoteh Arvi dengan tersirat senyum kecil di bibirnya. Dan pergi meninggalkan Silva.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Penantian à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#32sosweet
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Mastering Him, écrit par wedewidey
15 chapitres Terminé Contenu pour adultes
Cyntia Zahrah bisa dekat bahkan jatuh cinta pada Ilham Bentrand berkat sebuah aplikasi berkirim surat. Dua tahun ia lewati dengan harap Ilham akan mengajaknya keluar dari dunia maya dan menjadikan dirinya si satu-satunya hanya untuk menyerah dan patah hati berkali-kali. Ia justru menemukan dirinya hanya dianggap teman chat bagi cowok itu. Sekali lagi ... setelah melalui dua tahun dengan menunggu Ilham membalas chat, melakukan panggilan video sampai pagi menjelang dan sesekali jalan berdua Cyntia baru sadar bahwa dirinya tidak begitu penting. Keputusan untuk move on semakin bulat ketika ia terus dipertemukan dengan Ilham dalam kejadian demi kejadian yang tidak mengenakkan, kejadian-kejadian yang membuatnya mempertanyakan pada dirinya sendiri kepantasan untuk menjadi si satu-satunya milik Ilham. Kemudian pada satu malam, malam yang kelewat normal dimana bintang-bintang masih berada ditempatnya dan bulan masih malu-malu untuk muncul, Ilham mendatanginya dengan sebuah lamaran. Apa yang tidak ia mengerti adalah kenapa harus lamaran yang ia dapat ketika Ilham sudah mengetahui masa lalunya yang satu orangpun tidak akan sukai? Setelah kejadian malam itu akhirnya Cyntia benar-benar selalu mendapati orang yang ia sukai tepat di depan matanya, yang wanginya bisa ia cium dengan jelas. Orang yang ternyata jika dipandang langsung lebih menyenangkan alih-alih memandang fotonya yang Cyntia koleksi. Di awal, cerita ini terasa sangat membosankan bagi orang lain karena mereka pikir, manusia mana yang bisa jatuh cinta pada seseorang yang hanya ada di dalam ponselnya? Mereka hanya tidak tau bahwa Cyntia merasakan degub yang sama dengan gadis lain yang jatuh cinta pada rekan kerjanya, pada teman sekelasnya, pada anak fakultas sebelah, pada kakak tingkatnya atau pada seseorang yang dijodohkan dengannya. Cinta, bagaimanapun caranya datang, efeknya tetap sama. Sama-sama mendebarkan. Sama-sama menyegangkan. Dan sama-sama menimbulkan gelenyar aneh saat di pandang oleh dia yang dicinta.
DESTINY OF MY LIFE (END) , écrit par putriHumairamaharani
42 chapitres Terminé
🐣DIHARAPKAN MEM-FOLLOW SEBELUM MEMBACA🐣 🐣DOML (DESTINY OF MY LIFE)🐣 🐣39 BAB + 2 EXTRA CHAPTER🐣 🐣WAJIB VOTE + KOMEN🐣 🐣AKAN REVISI SESUAI MOOD🐣 Mencintainya memang di luar kendaliku. Tapi bukan berarti aku rela di hamili oleh pria yang statusnya adalah kekasih sepupuku sendiri yang sangat dekat dan bahkan orang-orang lebih mengenal kami kembar. Tentu saja, aku tidak ingin menyakitinya. Namun siapa yang harus di salahkan? terlebih lagi ini semuanya sudah terjadi. "Gue bakal tanggung jawab," ucap Cakra sambil memegang tangan wanita di depannya yang masih memandanginya dengan wajah datar. Namun air mata yang keluar dari kedua matanya cukup menjelaskan bagaimana kondisi hatinya sekarang. "Gak perlu. Gue gak minta," jawab Viena yang melepaskan tangannya dari genggaman Cakra. "Gue yang mau," jawab Cakra dengan wajah seriusnya dan mencoba meyakinkan Wanita keras kepala di depannya itu. "Gue yang enggak!" balas Viena dengan sedikit mengeraskan nada suaranya. "Navia pasti bakal ngerti kondisi ini," ucap Cakra. "Gue bilang gak, ya enggak!" kekeuh Viena yang kemudian memasuki kamarnya dan menutup keras pintu kamarnya tersebut, sehingga meninggalkan Cakra sendirian. Laki-laki itu kini berada di keadaan yang membingungkan. Ia kini harus memutuskan bertanggung jawab dan itu tentu akan menyakiti kekasihnya, namun melepas tanggung jawab juga akan membuatnya terlihat seperti penjahat kelamin yang menelantarkan sepupu kekasihnya beserta juga anaknya. Jadi apa yang harus Cakra pilih? melepaskan atau mempertahankan. *** . . . INSTAGRAM @afama.fafa99 WATTPAD @putriHumairamaharani
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
RELUCTANTLY YOURS  cover
Anak Kembar sang Presdir [END] cover
Mastering Him cover
ARGA [REVISI] cover
Jodoh Terhalang Restu cover
DESTINY OF MY LIFE (END)  cover
LIEUTENANT RIYYADH ISKANDAR (End) cover
The Gigolo Baby cover
Softer than Summer Night  cover
Kai-La cover

RELUCTANTLY YOURS

31 chapitres En cours d'écriture

[BARNABY SERIES III] Menikahinya bukan rencana. Mencintainya bukan pilihan. Tapi meninggalkannya... mustahil. Kiara tidak pernah bermimpi mengenakan gaun pengantin di hari yang seharusnya milik kakaknya. Tapi ketika keluarganya di ambang skandal, ia terpaksa melangkah ke altar demi menyelamatkan kehormatan-menikahi pria yang bahkan tak pernah menganggapnya ada. Rizkiel dingin dan penuh teka-teki. Pernikahan ini hanyalah kesepakatan; sebuah sandiwara demi citra dan nama baik. Tapi di balik tatapannya yang beku, Kiara menemukan percikan yang membingungkan-dan perlahan, mengguncang pertahanannya sendiri. Namun, di balik segala kesempurnaan yang dipertontonkan, tersembunyi rahasia kelam dan tujuan tersembunyi. Semakin Kiara terikat, semakin ia bertanya: Apakah ia hanya pelarian dari seseorang yang pergi... atau justru satu-satunya yang tak pernah benar-benar bisa ditinggalkan?