Story cover for Couple Idiot by Chocolate_Candyy
Couple Idiot
  • WpView
    Reads 64,449
  • WpVote
    Votes 3,833
  • WpPart
    Parts 20
  • WpView
    Reads 64,449
  • WpVote
    Votes 3,833
  • WpPart
    Parts 20
Ongoing, First published Jan 27, 2017
Highest Rank # 42 in Humor

[Ditulis pas saya masih alay banget]


Ini hanya kisah sepasang kekasih yang bisa dibilang idiot, somvlak, dan apalah namanya.



"Al, sebenarnya asal mula kita jadian gimana sih?"

"Nah itu, gue juga bingung. Sebenarnya gimana asal mula kita jadian ya?"

"Ehh, gue ngerasa aneh deh akhir-akhir ini."

"Kenapa?"

"Kalau gue ngeliat lo bareng cewek yang siapa tuh namanya?"

"Via?"

"Nah itu bener banget. Gue ngerasa dada gue sesak gitu. Apa gue kena penyakit asma ya?"

"Bisa jadi. Lo pernah gak periksa ke dokter tentang kesehatan lo gitu?"

"Enggak, kapan-kapan aja kali ya. Btw hubunganya dada gue sesak sama lo bareng Via apaan ya?"

"Nah itu yang lagi gue pikirin dari tadi."


[HIATUS]
Copyright©2017 by Chocolate Candyy

Cover by @wwgraph
All Rights Reserved
Sign up to add Couple Idiot to your library and receive updates
or
#606pacar
Content Guidelines
You may also like
Untitled 2017  [Ongoing] by Sandrialova
11 parts Ongoing
Keduanya sama-sama tertawa ketika suasana perlahan mencair. Juwita yang mulai membuka diri kini kembali melontarkan pertanyaan acak yang Ia sesali setelahnya. "Kamu kalo kesini sama siapa, raf ? Pacar ?" Raut lelaki itu tiba-tiba berubah. Tatapan matanya berpendar kearah lain, menyembunyikan cemas yang tersirat di balik jawabannya yang santai. "Pacar saya lagi gga di sini, Rei. Dan dia bukan anak tongkrongan kayak kita." Tanpa sadar gadis itu menahan nafasnya sendiri, belum siap dengan jawaban yang diterimanya. "Oh, gitu. Udah lama LDR-nya ?" Juwita bertanya lagi dengan wajah ingin tahu, walau kenyataannya justru sebaliknya. Sebab menurutnya akan aneh ketika topik itu hanya berhenti sampai di situ saja. "Sejak lulus kuliah. Dua bulan yang lalu. Dia sekarang lagi lanjutin S2 di Jakarta." "Wowww,,,hebat ya dia masih semangat untuk kuliah. Limitted edition tuh cewek kayak gitu. Kamu beruntung, raf." Lelaki itu hanya menjawabnya dengan senyuman tipis. Kepalanya menunduk, menyembunyikan wajahnya dari Juwita yang sedang menatapnya nanar. Setelahnya, obrolan itu terjeda beberapa saat. Keduanya kembali sibuk dengan isi kepala masing-masing. Juwita yang merasa bersalah karena telah menghadirkan pembahasan yang berat, juga Asraf yang kini sedang mengabaikan kenyataan yang membuat suasana kembali hening. "Kayaknya salah banget ya kita baru ketemu sekarang ?" Rasanya seperti ada sebuah kekuatan besar yang menyerap habis suara-suara di sekitar mereka. Heningnya terasa mencekam ketika hanya ada suara Asraf dan debar jantungnya di sana. Pertanyaan Asraf tadi menggaung di telinga, menimbulkan rasa perih yang tidak seharusnya ada. Untuk apa Ia merasa kecewa ketika tahu bahwa Asraf ternyata sudah punya pacar ? Bukankah mereka tidak pernah memiliki hubungan yang spesial sebelumnya ?
HTS (Hubungan Tentang Status) by Dilandita
28 parts Complete
"Lo percaya hubungan tanpa status nggak?" Ara menatap Ale dengan heran, "Kenapa tiba-tiba lo nanya begitu?" "Gue pengen tau aja pendapat lo." "Kalau gue rasa sih nggak bakal ada manusia yang mau menjalani hubungan tanpa status. Kalaupun awalnya dia nerima, pasti lama kelamaan dia bakal nuntut sebuah kata yang disebut 'status' itu sendiri." Ale hanya mangut-mangut mendengar jawaban Ara. Lalu, sebuah ide muncul dikepalanya. "Kita coba yuk?" "Coba apaan?" Tanya Ara heran. "Coba HTS-an." "Nope, lo gila ya?" "Lo takut ya Ra?" Tantang Ale. "Siapa bilang gue takut? Gue cuma males ngikutin permainan gila lo itu." "Ayolah Ra. Lagian ini efektif." "Efektif apaan?" "Efektif menjauhkan makhluk-makhluk yang bernama cewek dari pandangan gue." "Lah gue kan cewek?" "Kecuali lo, Kiara Nabila." Ujar Ale. "Lagian ada keuntungannya buat lo." "Apa keuntungannya?" "Lo nggak perlu ngelabrak lagi cewek-cewek yang ada hati sama gue." "Deal." Ucap Ara tanpa pikir panjang. Begitulah 'permainan' itu dimulai. Tetapi mereka lupa, siapa yang bermain api maka harus siap juga untuk terbakar. Yeaaaaay.. Cerita kedua dimulaaaaiiiiiii.. Kali ini ada Ara dan Ale, si duo bersahabat yang bertolak belakang sedang memulai cerita mereka. Mari dibaca, comment, dan vote yaaa.. Salam Sayang, Dilandita Note: Jangan menambah dosa dengan mengcopy paste dan meremake hasil karya penulis. Cover diambil dari Pinterest, jadi jika ada kesamaan dalam cover mohon dimaafkan, namanya juga dunia maya. Terima kasih.
JEVIN AERA by dvinaz
27 parts Ongoing
Salah satu impian terbesar Jevin untuk memenuhi masa mudanya adalah kuliah di kampus terbaik dunia. Saat semua orang mendukungnya, justru sang pacar melarangnya keras. Kala hubungan mereka meregang, rupanya pacar Jevin memiliki pelarian untuk memperbaiki suasana hati, yaitu Raksa, sahabat Jevin sendiri. Di sisi lain, Aera rela mengubur dalam-dalam mimpinya menjadi seniman untuk menyabet nilai dan prestasi akademis yang bagus. Semua itu Aera lakukan demi menjaga martabat Papanya di depan keluarga besar mereka yang memang sudah kaya dari lama. Ditambah, Aera ingin menunjukkan bahwa ia bisa lebih baik dibanding sepupu yang sudah menciptakan trauma sendiri dalam dirinya. Satu alasan terselubung Aera belajar dengan keras yang tidak pernah dia ceritakan ke siapapun yaitu, Aera ingin tetap di sekitar Jevin tanpa cowok itu sadari. Aera yang suka Jevin semenjak SMP itu gencar untuk belajar demi bisa masuk kelas unggulan yang ada Jevin di dalamnya. Tanpa disangka, masalah yang Jevin hadapi ternyata berkesinambungan dengan Aera. Yang awalnya Jevin hanya menganggap Aera sebagai teman masa kecil dan tak lebih dari rival akademis, perlahan pandangan itu berubah. ••• "Kadang gue bingung, padahal kita udah lama gak deket kayak waktu kecil. Tapi rasanya, semua masalah gue kunci keluarnya ada di tangan lo." "Bukan kunci keluar, tapi emang masalah kita berporos di satu titik yang sama." ••• - Slow-burn, Childhood Crush, Friends to Lover - written by : dvinaz cover by : dvinaz don't forget to vote & comment! Happy Reading!
KANARA [COMPLETED] by fanesaca
34 parts Complete
[Belum revisi] "Pernah gak sih suka sama temen sendiri?" _____ "Pada akhirnya, benar kata orang- laki-laki dan perempuan tidak mungkin menjalin persahabatan, pasti salah satu diantaranya ada yang menyimpan rasa lebih" Dan...terbukti. Kanara telah membuat kesalahan dengan menaruh rasa kepada sahabatnya sendiri- Reynald. Tanpa ingin mengakhiri perasaan yang sudah delapan tahun tumbuh diam-diam dalam hatinya, gadis penyuka kopi dan senja itu memilih menetap meskipun membuat sakit. Tapi bagi Reynald, Kanara hanya teman- atau lebih tepatnya, saudara. "Rey, lo cuman nganggep gue temen biasa?" "Engga, lo naik pangkat jadi saudara gue." Sementara Reynald justru terpesona pada Kanaya- sepupu Kanara yang memesona di mata semua orang. Reynald terus mengejar cinta yang salah. "Ra, gue suka Kanaya. Jadi, bantuin ya? Naya kan sepupu lo, tanya tipe cowok nya kaya apa." Segala luka yang ditahan mulai terasa nyata. Persahabatan mereka yang telah terjalin delapan tahun kini berada di ujung tali. "Kita bertiga udah sahabatan lebih dari delapan tahun. Gue gak mau persahabatan itu hancur hanya karena satu di antara kita naruh rasa lebih sebagai sahabat. Jadi jangan ya? Gue gak mau persahabatan ini berakhir sia-sia." Menyimpan perasaan atau mengungkapkannya? Keduanya sama-sama menyakitkan. Tapi Kanara harus memilih Akankah Kanara tetap menyimpan perasaannya dalam diam? Atau memilih mengungkapkan dan mengorbankan persahabatan mereka yang sudah delapan tahun ada? ___ Sudah siap menjelajah ruang friendzone? Tempat di mana cinta diam-diam bisa membunuh pelan-pelan? Disclaimer: - 100% fiksi - This story is my creation - No plagiarisme - Happy reading!! start : 01- 01 -2022 fin: 06- 07 -2022 a teenfiction by fanesaca
Bad Girl vs Cold Ketos [Sudah Terbit]  by ApsariAlya
71 parts Complete
Sequel "DafFania" Rachel Ayu Angeline ===================== Rachel Ayu Angeline, gadis remaja yang memulai kisah cintanya sejak ia masih duduk dibangku kelas 3 SMP, mungkin benar apa yang sering dikatakan orang-orang. Cintanya anak muda itu masih cinta monyet, banyak labilnya. Berawal dari kisah masalalu bersama mantan yang pergi meninggalkan tanpa alasan yang masuk akal, yang membuatnya harus membuang jauh-jauh impian mempunyai pasangan yang benar-benar sayang. Namun setelah ia memasuki lingkup SMA sifatnya berubah drastis, dari yang kalem menjadi urakan. Bertemunya dengan Ketua OSIS yang membuatnya langsung tertarik akan sikap dinginnya. Lucu memang, disaat banyak kaum Adam yang mengantre untuk menjadi pacar Rachel, namun Rachel lebih memilih untuk mengejar cintanya pada sang Ketos. Mungkin kah sikap dingin itu akan luluh dengan kehadiran Rachel? -------------- "Takdir cewek itu dikejar bukan mengejar. Biar aku yang mengejar, namun jangan berlari terlalu jauh, cukup diam dan aku akan menghampirimu," Awal part yang terinspirasi dari kisah real, semoga kalian suka. Dan sempatkan mampir untuk membaca karya-karya Al yang lainnya... Cerita ini belum pernah mengalami tahap revisi, jadi apabila ada kesalahan dalam penggunaan tanda baca. Mohon dimaklumi :) Penasaran? Langsung buka bagian prolog, jangan lupa vote dan comment jugaa :* DON'T COPY MY STORY!!! ©Original story by : ApsariAlya Start : 25 April 2019 Ending : 14 Oktober 2019
You may also like
Slide 1 of 9
Untitled 2017  [Ongoing] cover
Because I'm Stupid (End) cover
HTS (Hubungan Tentang Status) cover
JEVIN AERA cover
KANARA [COMPLETED] cover
Bad Girl vs Cold Ketos [Sudah Terbit]  cover
[Bukan] Couple Goals [SUDAH TERBIT] cover
Un Crush! [TERBIT] cover
Gone(✔)🔚 cover

Untitled 2017 [Ongoing]

11 parts Ongoing

Keduanya sama-sama tertawa ketika suasana perlahan mencair. Juwita yang mulai membuka diri kini kembali melontarkan pertanyaan acak yang Ia sesali setelahnya. "Kamu kalo kesini sama siapa, raf ? Pacar ?" Raut lelaki itu tiba-tiba berubah. Tatapan matanya berpendar kearah lain, menyembunyikan cemas yang tersirat di balik jawabannya yang santai. "Pacar saya lagi gga di sini, Rei. Dan dia bukan anak tongkrongan kayak kita." Tanpa sadar gadis itu menahan nafasnya sendiri, belum siap dengan jawaban yang diterimanya. "Oh, gitu. Udah lama LDR-nya ?" Juwita bertanya lagi dengan wajah ingin tahu, walau kenyataannya justru sebaliknya. Sebab menurutnya akan aneh ketika topik itu hanya berhenti sampai di situ saja. "Sejak lulus kuliah. Dua bulan yang lalu. Dia sekarang lagi lanjutin S2 di Jakarta." "Wowww,,,hebat ya dia masih semangat untuk kuliah. Limitted edition tuh cewek kayak gitu. Kamu beruntung, raf." Lelaki itu hanya menjawabnya dengan senyuman tipis. Kepalanya menunduk, menyembunyikan wajahnya dari Juwita yang sedang menatapnya nanar. Setelahnya, obrolan itu terjeda beberapa saat. Keduanya kembali sibuk dengan isi kepala masing-masing. Juwita yang merasa bersalah karena telah menghadirkan pembahasan yang berat, juga Asraf yang kini sedang mengabaikan kenyataan yang membuat suasana kembali hening. "Kayaknya salah banget ya kita baru ketemu sekarang ?" Rasanya seperti ada sebuah kekuatan besar yang menyerap habis suara-suara di sekitar mereka. Heningnya terasa mencekam ketika hanya ada suara Asraf dan debar jantungnya di sana. Pertanyaan Asraf tadi menggaung di telinga, menimbulkan rasa perih yang tidak seharusnya ada. Untuk apa Ia merasa kecewa ketika tahu bahwa Asraf ternyata sudah punya pacar ? Bukankah mereka tidak pernah memiliki hubungan yang spesial sebelumnya ?