EXO , Your Best Friend And You [END]

EXO , Your Best Friend And You [END]

  • WpView
    Reads 24,672
  • WpVote
    Votes 2,015
  • WpPart
    Parts 45
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 1, 2019
Harap maklum yak,baru pertama kali buat cerita Kamu sangat ingin menonton konser exo. Dan akhirnya kamu kesampaian juga menonton konser tersebut. Kamu sangat senang dan bahagia,sampai kamu tidak sadar bahwa tubuhmu merasa sangat lelah. Dan akhirnya kamu terjatuh pingsan lalu kamu di tolong oleh seseorang dan dia adalah orang yg belum pernah kamu kenal/lihat yg tidak sengaja menemukan kamu tergeletak di pinggir jalan. Setelah itu kamu diajak ke fansign oleh orang tsb. Lama kelamaan orang tersebut menjadi sahabat kamu. Dan setelah itu kamu dan sahabat kamu menghadiri lagi acara mereka (exo). Dalam acara yg diadakan oleh exo bertujuan untuk mengenal exo-l agar lebih dekat lagi. Lalu kalian berdualah (kamu dan sahabat kamu) yg disuruh maju untuk berdance dengan mereka,dan akhirnya kalian diajak mereka ke backstage. Lalu kalian hidup bahagia bersama mereka. Ya pokoknya ikutin aja FF yg aku buat ya ?
All Rights Reserved
#28
exom
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JEEVANA
  • Love at Time's Brink [PROSES TERBIT]✔️
  • The King & The Doctor
  • [BL Transmigrasi] Male Concubine
  • Given || Ju Jihoon
  • I Want to Live [END]
  • KUASA DUNIAWI(Transmigrasi BL)
  • NIGHT NOISES || Romance Horror [SEGERA TERBIT]
  • Second
  • Secretary Or Mommy? || HIATUS
JEEVANA

"Gue terpaksa nikah sama lo, demi bayi yang ada di perut lo." Kata-kata itu jatuh seperti pisau yang menancap tepat di hati Kiana Alisha. Pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia, kini hanya terasa seperti hukuman. Ia tidak diinginkan. Bukan sebagai istri, bukan sebagai seseorang yang layak dicintai. Pria di hadapannya, sosok yang dingin dan kasar, menikahinya bukan karena cinta-hanya karena tanggung jawab, Tatapan matanya tajam, seolah berkata bahwa semua ini hanya sementara. Bahwa setelah bayi itu lahir, segalanya akan berakhir semuanya. Namun, takdir selalu punya cara untuk mempermainkan hati manusia. Dalam kebencian, mungkin terselip perasaan yang tak terduga?

More details
WpActionLinkContent Guidelines