Me VS Uncle : RAWRRR!!!

Me VS Uncle : RAWRRR!!!

  • WpView
    LETTURE 29,457
  • WpVote
    Voti 793
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, mag 4, 2014
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Orang tuaku bangkrut, kuliahku tertunda hingga batas waktu yang belum ditentukan, dan rumah kami dijual untuk membayar utang. Ada yang lebih mengerikan daripada itu semua? Sialnya, ada. Tinggal bersama pamanku. Orang tuaku yang tidak bertanggung jawab itu tega meninggalkanku bersama pamanku yang tinggal di Mataram, dengan alasan bahwa mereka ingin mencari peruntungan di kota lain tanpa melibatkanku ke dalam penderitaan mereka. Hey, apakah mereka tidak sadar kalau aku 2 kali lipat lebih menderita di sini? Well, mungkin aku akan dengan senang hati tinggal bersama pamanku, asalkan dia baik, ramah, dan tidak menyuruh-nyuruhku seenak dengkulnya. Tapi nyatanya, pamanku bukanlah orang yang seperti itu. Dan parahnya lagi, aku baru tahu kalau ternyata Pamanku itu adalah seorang….yah…begitulah... ======================================================== Copyright © 2013 by AmandaUtami Dilarang keras menjiplak, mengcopy, atau memberpanyak isi tanpa seizin penulis. ========================================================
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Don't Make It a Wrong Place
  • Ramuan Terlarang Sang Janda
  • Rumah baru untuk Ibu
  • Merindukan senja
  • DIA ADALAH NAJA

"Kak Matra pikir aku bisa pulang kalau gak beli bensin di sini?" "Harus ... harus beli di sini?" "Iya, lah! Kalau beli di tempat lain, sama saja kayak buang-buang uang. Tangkinya akan terisi, tapi aku gak akan bisa pulang." "Memangnya kenapa? Rumahmu di mana?" Soma bisa melihat aura orang-orang tertentu, dan Matra adalah salah satunya. Oleh sebab-sebab tertentu, mereka yang merasa terkucilkan dari dunia luar pun memutuskan untuk menjadi sepasang sahabat. Tapi, apakah mereka benar-benar mengetahui sejatinya siapa orang yang mereka jadikan teman itu? Bagaimana jika satu dari mereka bisa mewujudkan keinginan yang lainnya dan ketulusan ternyata adalah harga yang teramat mahal untuk sebuah kehidupan? "Untuk sampai ke rumahku, aku nggak perlu arah, Kak, aku cuma perlu nilai. Rumahku nggak akan bisa dihitung dalam perpindahan. Hanya jarak. Itulah sebabnya aku butuh bensin dalam jumlah besar. Dan yang bisa menyediakannya hanyalah pom bensin ini." ʕ ·ᴥ·ʔ ʕ·ᴥ· ʔ Cerita diupdate setiap Rabu dan Sabtu. Have a nice read!

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti