Diary Reva

Diary Reva

  • WpView
    LECTURAS 7,117
  • WpVote
    Votos 1,173
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadConcluida lun, jul 1, 2019
[Slow Update] #738 in TEEN FICTION 02.03.17 "Disaat mata mulai lupa siapa yang ia lihat, disitulah hati akan berkata : Dia orang yang ku cinta" A story by Niana Tiana "Apa yang bikin lo benci sama gue?" Tanya orang itu dengan suaranya yang lirih. "Gue gak tahu" "Terus kenapa lo mau pergi ninggalin gue?" "Setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Kita udah bertemu dan menjalani hari bersama-sama selama ini, dan sekarang tolong izinin gue buat pergi." "Apa lo akan kembali?" "Kalo emang takdir masa depan gue bersama-sama terus sama lo, gue pasti kembali. Dan orang pertama yang gue cari itu elo" "Kalau enggak?" "Anggap aja hari ini adalah hari perpisahan kita" Itulah hidup. Karna nyatanya, di setiap pertemuan pasti ada perpisahan. Sama hal nya dengan yang di alami Rafa dan Reva. Tapi, Apakah perpisahan adalah satu-satunya jalan terakhir yang harus di tetapkan? Apakah lorong cinta dan kebebasan telah tertutup dan tiada? Apakah Kebersamaan yang dulu Arga Rafanio Pradipta dan Reva Oktavia miliki bersama, kini harus berubah menjadi bayang-bayang semu dan hanya akan meninggalkan luka masa lalu yang mendalam? Semua jawaban telah di tuangkan dalam bentuk tulisan yang Reva Oktavia salin ke setiap lembar buku Diary-nya. Buku Diary Reva
Todos los derechos reservados
#2
kaojirayu
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Irreplacable Yo'u
  • ALVIVA (END)
  • Aku Begitu Mengagumimu ♡ [BERES📖]
  • BEFUDDLES (SELESAI)
  • Cold Boyfriend [Ending]
  • It's Me
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • P R A G M A ✓ (TERBIT & LENGKAP)
  • Goodbye OR BACK

Belum genap satu hari kepergian abangnya, ada satu fakta lain yang membuat Gladys Nandina Satya tidak menyangka mengenai hubunganya dengan Dika. Bagaimana bisa Gladys yang dinilai sebagai salah satu murid yang berprestasi di sekolahnya, bisa terbodohi dengan hubunganya sendiri yang sudah terjalin selama satu tahun? Bagaimana bisa-bisanya Gladys tertipu dengan sandiwara yang Dika ciptakan yang sebegitu rapihnya. Bodoh. Tolol. Bego. Ketiga kata itu cocok untuk dirinya. Kata putus telah Gladys katakan. Bendera move on pun sudah terkibar dengan kokoh nan kuat diatas sana, namun siapa sangka bendera move on yang sudah terkibar diatas kini turun sedikit demi sedikit seiringan Dika yang kembali mendekatinya, kembali memporak-porandakan semuanya bahkan menarik ulur perasaanya. Sebenarnya sandiwara seperti apa lagi yang cowok itu ingin ciptakan? Haruskah Gladys lagi yang menjadi bagian didalam sandiwara itu? Mengapa harus ia? "Gimana kalau kita taruhan." Dika bersedekap. "Taruhan?" Dika mengangguk. "Jadi gini taruhannya, kalau lo jatuh cinta lagi sama gue berarti lo itu harus jalan jongkok dilapangan sekolah sebanyak 50 kali putaran sambil teriak-teriak kalau lo itu cinta mati banget sama gue. Dan hal itu berlaku sama gue juga. Gimana?" "Jatuh cinta lagi? Emangnya lo pernah cinta sama gue?" "Ralat. Maksud gue kalau gue udah cinta sama lo. Tapi ada syaratnya dari taruhan ini, lo itu harus selalu ada didekat gue begitupun dengan gue." Kata 'deal' menjadi bukti bahwa Gladys menyetujui taruhan kali ini. Bendera taruhan sudah terkibar diantara keduanya. Itu berarti sandiwara telah dimulai kembali....

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido