Hampa

Hampa

  • WpView
    Reads 106
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 11, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Buat apa? Buat apa kau mekarkan senyum di wajahku jika pada akhirnya kau sendiri yang layukan senyuman itu dari wajahku. Pergi saja. Jika hanya ingin main-main. Lebih baik benar-benar kosong daripada ada tapi tetap merasa kosong. . . . Akana Winston,Seorang gadis biasa yang bekerja di sebuah Coffe shop kecil di pusat kota yang tak ingin pernah menghadapi rasanya jatuh cinta. Ia tak pernah sekalipun ingin terjatuh dalam jurang itu,teselama harapannya belum terwujud. Ya harapan untuk segera pergi dari neraka yang telah ia tinggal sepanjang hidupnya. Namun apalah daya,saat datang seorang pelanggan lelaki yang tak pernah ia lihat sebelumnya menyapanya dan langsung meminta nomor teleponnya. Disaat itulah ia melanggar sumpahnya untuk tidak jatuh cinta. Namun apa yang terjadi saat ia telah melanggar sumpahnya?
All Rights Reserved
#115
romancefiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Can I Call You Mine?
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • AIRIS
  • GRIZELLE [Completed]
  • Babymonster : A Secret Before the Spotlight (GXG) ✅
  • Narasi patah hati

Bagaimana jadinya jika kamu jatuh cinta pada seseorang yang minim akan pengalaman dalam kisah cintanya? Terlebih lagi, orang itu tidak mau peduli dengan cinta. Itulah yang dialami oleh seorang gadis bernama Falisha atau biasa disapa Ica. Pada awalnya, Ica hanya penasaran dengan Arsen dan segala sisi misteriusnya. Sikap Arsen yang dingin sangat kontras dengan teman-temannya yang terlihat ramai dan riuh setiap saat. Dari situlah muncul rasa ingin tahu yang besar hingga menggerakkan Ica untuk terus mendekati Arsen. Seiring berjalannya waktu, timbul perasaan di hati Ica. Perasaan indah yang muncul karena banyaknya waktu yang telah mereka habiskan bersama. Semuanya terlihat baik-baik saja hingga akhirnya Ica menyadari bahwa bukan hanya dirinya lah yang tengah berjuang mendapati hati laki-laki dingin itu, melainkan juga Bella, sahabat dekat Arsen yang nyaris mendekati kesempurnaan. Ica pun menyadari bahwa dirinya tidak akan pernah menang dari Bella. Apa yang akan Falisha lakukan? Apakah gadis itu akan terus memperjuangkan perasaannya? Atau mungkin mundur dan menyerahkan perasaannya pada takdir?

More details
WpActionLinkContent Guidelines