HOPE AND DESTINY

HOPE AND DESTINY

  • WpView
    Reads 7,554
  • WpVote
    Votes 603
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadComplete Sun, Mar 19, 2017
WpInfo
Non-Fiction
"Wang Jun kai berhenti disitu..Wang Jun kai.. apa kau tak mendengarku?Jun kai!!"Jun kai malah terus berjalan Tanpa memperdulikan Yuan yg terus memangilnya. "baik..aku mengalah..berikan aku waktu untuk memikirkan Hal itu Dan biarkan aku tenang dulu Sekarang "ucap Jun kai,perlahan Yuan melepaskan tangan Jun kai tentu saja dengan tidak ikhlas Dan dengan berat hati.... "kau akan tau pada saat yg tepat....aku hanya ingin sendiri Sekarang jangan biarkan aku menatapmu Dan jangan biarkan aku melihat senyummu untuk sementara ini"Jun kai pun pergi tanpa memperdulikan Yuan. "sebenarnya apa yg terjadi denganmu ge?"gumam yuan lalu ia terlelap dalam tidurnya yg nyenyak. Jun kai tau hubungannya dengan Yuan sudah terlalu jauh,ia mencintai Yuan dan tak ingin menyakitinya.maka ia memilih untuk melepaskan Yuan walaupun Susah Dan tentu saja sakit baginya... apa lagi jika Yuan sampai tau siapa diri Jun kai yg sebenarnya itu tentu akan semakin menyakiti Yuan... hi..hi. hello kembali lagi pada cerita kedua aku....peran nya tentu saja Jun kai Dan Yuan.peringatannya tetap sama segera keluar dari halaman ini jika anda tak menyukai KarRoy......karna mungkin akan Ada scene yg membuat anda merasa tidak nyaman.
All Rights Reserved
#4
ilysm
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Not the Protagonist (Completed)
  • Trivia : Ocean Eyes || Park Jimin Fanfiction ✔
  • MALAM(MALA & ILHAM)
  • Always Love You Junho&Yoona
  • Save Me || Choi Yeonjun END✓
  • kaisoo gs kehidupan kyungsoo (END)
  • Growing Pain🥀
  • 𝐒𝐜𝐚𝐫𝐬 𝐨𝐧 𝐘𝐨𝐮
  • I AM YOU || Han Jisung ✔

Dahyun sangat bersemangat membaca novel yang dia temukan di rumah kosong. Bukan hanya ceritanya yang seru, tapi karena nama dua karakter dalam novel tersebut. Im Jeongyeon dan Lee Dahyun. Namun dia tiba-tiba kehilangan minat setelah mengetahui bahwa dua karakter itu mati dengan mengenaskan di tangan protagonis. Dahyun menutup novel itu dan melihat ke arah Jeongyeon yang sedang sibuk dengan laptopnya. Dia tiba-tiba menjadi tertarik dan bertanya, "Hei, Jeong. Jika itu kau, bagaimana kau akan mengubah nasib tragismu?" Jeongyeon melirik Dahyun dan berkata, "Tidak pernah berhubungan dengan wanita itu." Dahyun tertawa terbahak-bahak, merasa bahwa ini adalah sesuatu yang bisa dilakukan Jeongyeon. Dia melambaikan tangannya dan berkata, "Jika itu aku, aku akan langsung menemuinya untuk meminta maaf dan bersujud di kakinya. Jika cara ini masih tidak berhasil, aku hanya bisa makan dan menunggu untuk mati." Jeongyeon tertawa dan kepalanya yang tegang mulai mengendur, "Kau benar-benar konyol. Mana mungkin kita bisa masuk ke dalam novel dan berpakaian seperti umpan meriam. Itu hanya omong kosong." Itulah hal terakhir yang di dengar Dahyun dari mulut Jeongyeon sebelum dia pergi ke kamar untuk beristirahat. Namun siapa sangka, begitu dia membuka matanya, Jeongyeon menemukan dirinya berada di tempat asing. Bahkan dia terbangun dengan posisi sedang membungkuk di atas seorang wanita, meraih sepasang pergelangan tangan ramping dengan tangan kanannya dan menarik tali jubah mandi dengan tangan kirinya. "Im Jeongyeon!! Tiba-tiba suara dingin terdengar di telinganya. Jeongyeon mengangkat kepalanya dan menemukan mata rubah yang dingin dan tajam. Wanita itu menatap dengan marah. "......" "Ayo kita bercerai!" Sial! Apa dia benar-benar masuk ke dalam novel?!

More details
WpActionLinkContent Guidelines