Idiot in Love

Idiot in Love

  • WpView
    LECTURAS 4,538
  • WpVote
    Votos 343
  • WpPart
    Partes 9
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, mar 28, 2018
WpInfo
Ficción
Romance
Tak selamanya harapan itu terwujud Ia seperti angin; Belum tentu berhembus sebagaimana yang diinginkan perahu-perahu Dion divonis terkena penyakit Autism Spectrum Disorders, tidak membuatnya kehilangan harapan. Usaha untuk keluar dari kotak pikirannya sendiri tidak bisa dibilang mudah. Namun angin itu berhembus, Dion berhasil masuk ke sekolah umum walaupun telat beberapa tahun. Tapi apa Dion bisa membuka hati orang-orang di sekitarnya? Apa dia bisa diterima? Takut. Kata itu masih menempel di hatinya. Hingga gadis cantik mengulurkan tangan untuk membantunya, menuntunnya, dan mendorongnya. Namun tidak semua harapan bisa diwujudkan, beberapa tak bisa terwujud sesuai yang kau mau. Bila harapan menjadi kenyataan, itulah sebaik-baik harapan Pun, bila tidak menjadi kenyataan, kita tetap bisa hidup senang dengan harapan
Todos los derechos reservados
#119
autis
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Painkiller
  • Senja dan Jingga
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • Pathetic 2 ✓
  • FRIENDzone (Completed)
  • Shaka Shankara
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya

Hidup Sonya sudah kelabu sejak dirinya divonis mengidap sirosis hati. Hari-harinya selalu muram, tanpa sedikit pun dihiasi senyuman. Ia meninggalkan sekolah dan masa kecilnya yang indah dengan menghabiskan waktunya di rumah sakit. Baginya, dunianya telah buta, runtuh, kelabu, tak sempurna. Namun, Tuhan memang tidak pernah tidak adil. Di antara genangan duka, luka, dan air matanya, Azka hadir ke dalam hidup Sonya. Hadirnya Azka tentu saja memberi semangat pada Sonya untuk tetap bertahan walaupun jurang kematian ada di depan matanya. Namun, apa jadinya, kalau ternyata Azka yang terlihat kuat, ternyata diam-diam mengidap kanker otak? Kebersamaan mereka yang menuai kebahagiaan, ternyata tidak luput dari luka dan air mata. Nyatanya, meski sama-sama tak berdaya, Azka dan Sonya tetap bisa tersenyum meski tahu satu di antara mereka akan ada yang pergi. • • • © 2015 by Dena Anggita Khalis. Amazing cover by Nasa ❤❤❤

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido