Langit Senja

Langit Senja

  • WpView
    Reads 8,004
  • WpVote
    Votes 676
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 25, 2017
Langit itu dingin, cuek, pendiam, dan tidak pernah jatuh cinta. Ia bahkan memasukkan kata 'cinta' kedalam -kata tersulit untuk didefinisikan. Sore itu Senja datang, gadis dengan senyuman manis dan lesung pipi khasnya, datang ke kehidupan Langit. Merubah pandangan Langit terhadap 'cinta'. Tapi, sedetik kemudian. Senja hilang. Seolah-olah telah tenggelam bersama matahari, meninggalkan bumi menjadi gelap. Meninggalkan Langit juga, menjadi tanpa arah. [PROSES REVISI-cerita tidak dihapus]
All Rights Reserved
#633
semesta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Terakhir Semesta✔️
  • Langit.
  • Langit Senja [end]
  • ELLGAR (TAMAT)
  • Diantara Langit & Senja
  • KATAJI
  • Cerita dari Senja
  • Langit Senja (End)
  • Langit Menanti Senja[Completed]
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]

Semesta Arya Pratama selalu merasa hidupnya seperti langit mendung-kelabu, sesak, dan tidak pernah benar-benar terang. Sebagai anak kedua dalam keluarga yang lebih sering menuntut daripada memahami, ia tumbuh dengan luka yang tak terlihat, terbiasa menyimpan semuanya sendiri. Ia bukan anak yang gagal, tapi juga tak pernah dianggap cukup. Hingga di suatu hari, di sudut perpustakaan yang sepi, ia bertemu dengan Cahya Langit Maheswari. Gadis pendiam yang selalu menunduk, seolah berusaha menghilang dari dunia. Langit tidak banyak bicara, tapi kehadirannya entah bagaimana membuat Semesta merasa sedikit lebih ringan. Namun semakin lama, Semesta justru semakin kehilangan arah. Semakin hari, tekanan dari keluarganya kian menyesakkan. Beban yang ia pikul semakin berat, tapi tak ada yang benar-benar melihat. Dan ketika semuanya terasa terlalu melelahkan, ia membuat keputusan yang tak bisa diubah. Semesta pergi, meninggalkan keheningan yang menggema. Meninggalkan cerita yang tak akan pernah bisa diulang. Dan setelah ia tak ada, barulah dunia menyadari betapa berartinya Semesta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines