THE DOCTORS

THE DOCTORS

  • WpView
    LECTURES 807
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Chapitres 8
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., mai 28, 2017
Student of Doctor Faculty at Venus University. Seorang gadis yang singgah di Negara tetangga 'Singapura' berhasil menjadi salah satu mahasiswa di Venus University. Sebuah universitas swasta terkenal di Singapura. Gadis muslimah berparas cantik nan anggun ini memang salah satu mahasiswa tercantik di kampusnya. Sudah sekian lama hatinya singgah dan menetap di seorang tambatan hatinya. Namun apa daya sang tambatan hati belum bisa membukakan pintu hatinya untuk si gadis cantik ini.. Seseorang di masa lalu, memang selalu mengganggu pikiran dan hati kita. Masa lalu kadang akan menjadi sebuah masalah. Hanya sebuah masa lalu yang membuat hati seseorang tertutup..
Tous Droits Réservés
#77
venus
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Elegi Rasa : Pergi
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
  • My Childish Wife [TAMAT]
  • Tidak Pernah Ada Kita (Tanpa Ada Aku Dan Kamu)
  • My Secret Diary (Serupa Tapi Tak Sama) [Completed] ✓
  • Kembali Gerimis (END)
  • DETAK
  • KINAN || END
  • PAK DOKTER (TERBIT)
  • Bukan Sugar Daddy (END)

Kadang menjadi begitu terlambat menyadari sesuatu akan membekaskan rasa sakit yang tak lekang oleh waktu. Saat cerita yang kelewat singkat dilalui menghantarkan pada sakit yang menghantui. Safir sudah merasakannya. Dua kali dalam hidup ia seperti dipermainkan rasa. Nila yang tak mau melihat. Dan Bianca yang pergi pada sesuatu yang tak terlihat. Ketika sepi melanda. Bukannya pada dunia yang luas, hanya pada dunianya sendiri yang tiba-tiba runtuh. Safir merasa begitu buruk di mata Bianca. Merasa begitu lelah di hadapan Nila. Dan malam itu, harusnya ia berusaha lebih keras. Saat si gadis berkata, "Aku pamit pulang, ya." Harusnya Safir membujuk lebih tegas. "Biar aku yang antar." Kenyataannya, Safir menjadi begitu terlambat. Saat rasa itu mulai tertambat. Hatinya justru sakit tanpa ada yang membebat.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu