Story cover for Pendekar 100 Hari by JadeLiong
Pendekar 100 Hari
  • WpView
    Reads 133,721
  • WpVote
    Votes 2,238
  • WpPart
    Parts 88
  • WpView
    Reads 133,721
  • WpVote
    Votes 2,238
  • WpPart
    Parts 88
Complete, First published Jan 30, 2017
Suatu peristiwa aneh telah terjadi. Kho Ing-ti diam saja, tak menangkis maupun menghindari sehingga lengannya tertusuk dan darahnya menyembur keluar.
Tetapi Hun-ing pun terkapar rubuh di bawah kaki Kho Ing-ti. Rupanya nona itu juga terkena sebuah pukulan.
Saat itu digunakan oleh Siau Lo-seng untuk meronta dan melepaskan diri dari tangan Kho Ing-ti.
Rupanya Kho Ing-ti marah karena lengannya terluka dan Siau Lo-seng dapat lepas.
Dengan geram ia mengangkat kaki dan hendak menendang Hun-ing yang tak ingat diri itu.
"Perempuan hina, engkau cari mampus!"
Siau Lo-seng terkejut. Cepat ia taburkan pedang Ular Emas ke arah Kho Ing-ti.
Tetapi tiba-tiba sesosok bayangan melayang lebih cepat dari taburan pedang Ular Emas itu.
Terdengar jeritan nyaring mengerikan dan Pedang Ular Emas itupun sudah menyusup ke dada orang itu. Dia roboh terkapar di tanah.
"Ui locianpwe, engkau......" tiba-tiba pula Siau Lo-seng menjerit kaget.
Ternyata sosok tubuh yang melayang ke tengah gelanggang untuk menghalangi pedang Ular emas itu, bukan lain adalah Dewi Mega Ui Siu-bwe sendiri.
Tidak seorangpun yang tahu mengapa Dewi Mega bertindak sedemikian anehnya. Mengapa ia mengurbankan diri untuk melindungi Kho Ing-ti.
Hiat Sat Mo-li, Cu Li, kedua murid Dewi Mega serempak munghampiri dan berlutut di muka Dewi Mega seraya menangis.
"Suhu, mengapa suhu berbuat begitu......?"
Tiba-tiba Siau Lo-seng berteriak keras:
"Ui locianpwe, aku harus mati, aku telah keliru membunuh locianpwe."
Sekonyong-konyong Dewi Mega menggeliat dan paksakan membuka mata, tersenyum sayu.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Pendekar 100 Hari to your library and receive updates
or
#46silat
Content Guidelines
You may also like
Sword Master aka Pedang Tuan Muda Ketiga/Pendekar Gelandangan - Khu Lung by JadeLiong
37 parts Complete
Sam Sauya (Tuan Muda ketiga) dari keluarga Cia, Cia Siauhong adalah jago pedang nomor satu di kolong langit. Tiga belas Jurus Pedang Perenggut Nyawa milik Yan Capsa terdiri dari 13 jurus, tapi 13 jurus itu masih belum cukup untuk mengalahkan Tuan Muda Ketiga dari keluarga Cia. Selama keduanya masih hidup, cepat atau lambat Cia Siauhong dan Yan Capsa pasti bertemu untuk menentukan, siapa jago pedang nomor satu. Seseorang di kala berada di saat menjelang kematiannya, apa yang biasanya dipikirkan? Apa yang kau pikirkan ketika itu? Jurus pedang itu, jurus pedang yang keempat belas! Seseorang apabila telah mengorbankan segenap kehidupannya untuk pedang, bagaimana mungkin di saat-saat menjelang kematiannya dapat memikirkan persoalan yang lain? Tiga belas Jurus Pedang Perenggut Nyawa itu sendiri tidak terlalu menakutkan, yang menakutkan justru yang keempat belas, dari mana datangnya jurus yang keempat belas? Yang pasti jurus keempat belas itu ada! Maksudmu kecuali Tiga belas Jurus Ilmu Pedang Perenggut Nyawanya, masih terdapat pula jurus yang keempat belas? Cia ciangkwe menghela nafas lebih berat lagi, katanya, "Ciongci menciptakan tulisan, setan dan malaikat menangis tersedu-sedu, kau menciptakan jurus pedang itu, setan dan malaikat pun seharusnya melelehkan pula air matanya! Jurus pedang itu telah membocorkan rahasia langit dan kehilangan perintah langit. Perintah Langit hanyalah kebajikan. Setelah terciptanya jurus pedang itu, semenjak detik itu, entah masih ada berapa banyak orang lagi yang bakal tewas di ujung pedang tersebut...? Benarkah Tuan Muda Ketiga dari keluarga Cia kalah oleh jurus ke-14 Yan Capsa? Atau...malah jurus ke-15.
Legenda Kematian - Gu Long by JadeLiong
33 parts Complete
Ratusan tahun lalu di dunia persilatan muncul seseorang tokoh sakti tanpa tanding yang tak terkalahkan. Tokoh sakti tersebut memporak-porandakan Shao Lin, Wu Dang, Tian Zhang, Gai Bang dan perkumpulan maupun partai - partai besar lainnya, juga membunuh tujuh tokoh jahat terhebat. Dalam waktu sepuluh tahun itu, dia telah melakukan banyak hal yang menggemparkan dunia persilatan, dia memandang remeh pesilat tangguh yang ada di dunia persilatan, semua tempat terlarang diterobosnya. Persoalan yang paling menakutkan di dunia ini adalah rasa sepi, walaupun dia adalah orang yang tidak terkalahkan, dan setiap orang menganggap kalau dia bahagia tapi sebenarnya di dalam hatinya dia sangat kesepian, tidak mempunyai teman, bahkan lawan untuk bertarungpun tidak ada. Walaupun dia tidak terkalahkan, tapi dia tetap seorang manusia, bisa tua, juga bisa mati, dia tahu sebelum kematian menjemputnya, dia harus mencari seorang murid untuk mewariskan semua ilmu silatnya, tapi persyaratan yang diajukannya sangat berat, tidak ada seorangpun yang sanggup memenuhi syarat ini, karena itu dia memutuskan untuk menuliskan rahasia ilmu silatnya. Dia menuliskannya pada delapan belas lembar kertas lalu menyelipkannya di delapan belas keping uang logam (Ru Yi Qing Qian) yang dibuat sekecil-kecilnya, dalam delapan belas lembar kertas ini tertulis jurus: pedang, pisau, tombak, jari, kepalan tangan, senjata rahasia, ilmu meringankan tubuh, dan ilmu tenaga dalam, semuanya berjumlah delapan belas. Kemelut perebutan delapan belas keping uang logam inilah yang membawa Guan Ning, seorang pelajar dari keluarga kaya yang hanya memiliki kemampuan silat pas-pasan terjerumus dalam misteri yang melanda dunia persilatan.
Pendekar Blo'on by JadeLiong
46 parts Complete
"Hai, sekarang aku tahu namaku!" bukan jawab pertanyaan tetapi blo'on itu malah berteriak semaunya sendiri. "Siapa?" seru dara itu yang tanpa disadari ikut terhanyut dalam gelombang keblo'onan. "Wan-ong-kiam !" Walet Kuning terkejut, hampir tertawa tetapi cepat menyengir, "Jangan gila-gilaan! Engkau tahu apa artinya Wan-ong-kiam itu?" Pemuda blo'on gelengkan kepala. "Wan-ong itu artinya penasaran dan kiam Itu pedang." "Apakah maksudmu memakai nama itu?" "Entahlah aku tak tahu. Aku menemukan Wan-ong-kiam dan nama itu terus kupakai. Aku tak peduli apa artinya. Pedang Penasaran atau Pedang Buntung, itu bukan soal. Engkau boleh panggil begitu atau kalau keberatan, panggil saja Wan-ong atau Ong-kiam atau apa saja yang engkau senangi ..." Si dara tak mau melayani ocehan pemuda blo'on yang makin tak keruan itu. la menuding dan membentaknya dengan marah: "Engkau pembunuh suhu..." Belum nona itu menyelesaikan kata-kata, pemuda bloon sudah menukas : "Tidak . . . !" "Bangsat, serahkan jiwamu !" tiba-tiba Si Rajawali Mata Biru loncat menyerangnya lagi. Selama su-moaynya sedang bicara dengan pemuda blo'on, dia menghampiri dan memeriksa mayat suhunya. Ketika memeriksa tanaman mustika Liong-si-jau telah lenyap, ia makin terkejut. Tepat pada, saat itu ia mendengar pemuda blo'on mengatakan bernama Wan-ong-kiam. Padahal iapun membaca tulisan pada pedang yang menancap dipunggung suhunya itu berbunyi Wan-ong-kiam. Ya, jelaslah kalau pemuda blo'on itu yang membunuh suhunya. Maka cepat ia loncat menyerangnya. Karena ketakutan pemuda blo'on itu loncat ke samping, maksudnya hendak menghindar. Tetapi entah bagaimana gerak loncatannya itu sedemikian pesat sehingga ia tak dapat menguasai diri dan membentur karang. Dukkkk...! "Aduh!" ia jatuh terduduk, menjerit kesakitan seraya mendekap dahinya yang benjol berdarah.
Pedang Karat Pena Beraksara - Qin Hong by JadeLiong
30 parts Complete
Konon puluhan tahun yang lalu, Ban Kiam-hwee cu dengan mengandalkan ilmu pedangnya malang melintang dalam dunia persilatan tanpa tandingan. Ternyata di perguruan Lam Hay terdapat sebutir mutiara mestika yang dinamakan Ing-Kiam-Cu (mutiara pemancing pedang), benda tersebut merupakan satu-satunya benda yang sanggup mematahkan ilmunya. Bersama dengan 8 orang Hoatsu (pelindung hukum) dan beberapa tokoh-tokoh yang paling sakti dari perkumpulan tersebut dibawanya serta menyerbu Lam Hay Bun. Pertempuran tersebut berakhir dengan jatuhnya korban dari kedua belah pihak. Selain sang Hwee Cu sendiri terdapat juga 3 orang pelindung hukumnya yang bisa selamat balik ke daerah Tionggoan walaupun dengan luka yang cukup parah. Beberapa pusaka dari Lam Hay Bun (Perguruan Lam Hay) sempat dicuri oleh 3 orang Pelindung Hukum Ban Kiam Hwee yang selamat itu . Cerita ini berkisah tentang seorang anak muda yang bernama Wi Tiong Hong yang sejak kecil diasuh oleh sang pamannya sendiri yang ternyata merupakan murid dari salah satu pelindung hukum Ban Kiam Hwee yang lolos. Dalam pengembaraanya mencari tahu siapa orang tuanya sebenarnya harus mendapatkan banyak kesulitan dikarenakan tanpa setahunya ia mewarisi Ing-Kiam-Cu (mutiara pemancing pedang) dan Pedang berkarat (merupakan salah satu dari 3 pusaka perguruan Siu Lo Bun) dan Lencana Siu lo cin leng (merupakan tanda pengenal Siu Lo Cin Kun tokoh sakti pemimpin dunia persilatan yang bahkan diakui oleh pihak Ban Kiam Hwee sendiri) Munculnya perkumpulan Ban Kiam Hwee, Lam Hay Bun, Thian Sat Bun, dan orang - orang Selat Pasir Beracun mengambil bagian dalam perebutan pusaka tersebut menjadikan kisah ini semakin menarik, belum lagi kisah asmaranya dengan wanita-wanita cantik, seperti Kiam Cu dari Ban Kiam Hwee, Kiong Cu dari Lam Hay Bun, Siaucu dari Tok Seh Shia, dan murid dari Thian Sat Nio yang semuanya merupakan wanita-wanita sakti dan mempunyai kekuasaan. Siapakah wanita yang menjadi pilihan Wi Tiong Hong pada akhirnya?
Pendekar Laknat by JadeLiong
67 parts Complete
MENGAPA? MENGAPA? MENGAPA? Demikian pertanyaan yang selalu menghuni dalam benak Siau-liong, jejaka berumur 16 tahun yang sedang belajar pada Tabib Sakti Jenggot Naga Kongsin To. Mengapa gurunya melarang ia untuk menuntut balas atas kematian ayahnya? Kata gurunya, larangan itu adalah pesan terakhir dari ayahnya, pada saat hendak menghembuskan napas terakhir. Mengapa mendiang ayahnya berpesan begitu? Dan mengapa pula gurunya melarang ia berkeliaran ke balik gunung? Sudah 10 tahun lamanya, pertanyaan itu mencengkam pikirannya, tanpa penyelesaian. Toh Hun-ki adalah suhu dari ayahnya dan bukan seorang jahat. Namun karena ia fanatik sekali terhadap gengsi maka ia meminta kematian Tang Gun-liong dan melukai isteri muridnya itu. Tjoa-sek Se-si Ki Ih, isteri Tang Gun-liong itu, berasal dari seberang laut. Wanita itu gemar membunuh sehingga menimbulkan bentrokan dengan partai-partai persilatan lain. Dan sebelum resmi menikah dengan Tang Gun-liong, ia sudah melahirkan anak, yakni Siau Liong. Sebagai ketua Kong-tong-pay, Toh Hun-ki malu terhadap perbuatan muridnya. Terpaksa ia membunuh Tang Gun-liong dan melukai isterinya. Dalam penderitaannya, Siau Liong memperoleh ilmu dari seorang kakek tua yang pada zamannya dikenal sebagai Pendekar Laknat yang sangat ditakuti oleh para pendekar dalam dunia persilatan. Dalam perantauannya, Siau Liong seringkali berperan sebagai Pendekar Laknat sehingga nama busuk gurunya dapat direhabilitasi dan dendam kematian ayahnya juga dapat diselesaikan.
Pendekar Hina Kelana (Xiaou Jianghu) - Jin Yong by JadeLiong
130 parts Complete
Pendekar Hina Kelana mengisahkan pertarungan antara perguruan yang katanya aliran lurus yang diwakili oleh Wu Yue Jian Pai (Persatuan Lima Gunung Perguruan Pedang) yang terdiri dari Song Shan, Tay Shan, Hen Shan, Hua Shan dan Heng Shan dengan aliran sesat yang diketuai oleh Dong Fang Bu Bai yang berubah menjadi wanita jadi-jadian cuma hanya untuk mempelajari ilmu silat tinggi. Para aliran lurus tidak segan-segan untuk membunuh anggotanya jika ada yang berhubungan dengan aliran sesat. Tetapi benarkah yang lurus itu lurus dan yang sesat itu sesat? Demi mencapai tujuan, orang-orang dari aliran lurus juga tak segan menghalalkan segala cara, diantara ketuanya juga punya intrik masing-masing untuk menjadi pemimpin aliran lurus. Tokoh utama cerita ini adalah Linghu Chong salah satu murid utama dari perguruan Hua Shan, setelah patah hati dari adik seperguruannya, malah menjalin hubungan asmara dengan gadis suci aliran sesat, berteman dengan seorang pemerkosa wanita Tian Bo Guang tetapi malah mewarisi ilmu pedang yang tak terkalahkan Dugu Jiu Jian. Dalam petualangannya ternyata Linghu Chong yang dikhianati oleh orang -orang terdekatnya. Upaya Linghu Chong untuk memberi perdamaian pada dunia persilatan amatlah sulit, intrik, pengkhianatan, penghormatan terhadap bekas gurunya, menjadikan semuanya berliku-liku namun tetap mengasyikkan untuk dinikmati. Cerita yang persis sama telah diangkat ke layar lebar dengan judul "The Smiling Proud Wanderer" atau Laughing in the Wind (asli) yang diperankan oleh Li Ya Peng- Wei Zi - Miao Yi Yi dan Li Jie.
Tengkorak Maut aka Rahasia Istana Hantu - Khu Lung by JadeLiong
51 parts Complete
Dalam pandangan dunia persilatan, tempat itu merupakan sebuah istana maut bagi siapapun yang mendekatinya. Pintu depan benteng yang menghadap ke arah daratan selalu terbentang lebar dan memperlihatkan sebuah pintu yang gelap gulita di atas dinding tembok tertera dua huruf besar yang menakutkan : Benteng Maut. Di bawah dua huruf besar tadi terdapat pula sebuah tengkorak merah darah. Itulah lambang maut dari pemilik benteng kuno itu. Selama hampir tiga puluh tahun lamanya di dunia persilatan tercekam dalam ketakutan, kengerian yang seolah-olah hari kiamat hampir tiba. Semua peristiwa berdarah yang terjadi selalu diakhiri dengan tertinggalnya lambang Tengkorak maut di sisi setiap korban. Sebuah keluarga persilatan menjadi saksi kekejaman dari Tengkorak Maut ini, hampir semua anggota keluarga Han terbunuh. Beberapa tahun kemudian datanglah seorang pemuda dengan membawa dendam selangit. Demi membalas dendamnya Han Siong Kie terpaksa harus bentrok dengan Perkumpulan Thian Che Kauw yang yang pengaruhnya sangat besar yang banyak mempunyai tokoh-tokoh sakti. Sifatnya yang angkuh dan berani sering membuatnya mengalami pengalaman pahit namun keberuntungan membuat ia berkali-kali mendapatkan penemuan aneh yang membuat ilmunya perlahan tapi pasti menjadi super sakti. Mandi di "sumber air kulit bumi, mencopot kulit berganti tulang" dan mendapatkan tenaga sakti dari seekor kura-kura dan ilmu silat dari Leng Koe sangjien yang sudah lama meninggal. Pertemuannya dengan seorang tokoh sakti jaman dulu membuatnya selain mendapat ilmu sakti ia Menjadi kaisar Tee Kun angkatan ke 14 Istana Huan Mo Kiong di Thian Lam. Bukan cuma itu saja Ilmu kuno 'Sie Mie Sinkang' yang didapatnya dari sepasang kitab 'Hoed Chiu Poo Pit' telah membuatnya jadi orang yang tak terkalahkan. Dalam usahanya membalas dendam ia ditemani oleh Hek Pek Siang Sat sepasang suami istri yang pada 40 tahun lalu sangat ditakuti karena kesaktiannya menjadi pelayannya.
Kasih di Antara Remaja by JadeLiong
43 parts Complete
Pemuda ini tadi terpukul oleh Hoa Hoa Cinjin yang menggunakan pukulan Tong-sim-ciang yang mengandung lweekang tinggi. Kalau kakek itu mengerahkan seluruh tenaganya, tentu jantungnya sudah tergetar dan rusak mendatangkan maut. Akan tetapi Hoa Hoa Cinjin sengaja menahan tenaganya, memberi kesempatan kepada pemuda itu untuk hidup sepuluh hari lagi. Hanya Hoa Hoa Cinjin yang akan dapat mengobati pemuda ini, itupun akan memakan waktu lama sekali. Pukulan Tong-sim-ciang ini mengandung tenaga "Yang" yaitu tenaga yang amat panas sehingga orang yang terkena pukulan ini akan merasa dirinya terbakar hidup-hidup dan jantung akan menjadi rusak karena darah berjalan terlalu cepat akibat hawa panas yang merasuk ke dalam jalan darah. Akan tetapi, mengapa pemuda ini malah merasa dingin dan menggigil? Tentu saja kalau Hoa Hoa Cinjin masih berada di situ dan melihat keadaan Han Sin, tosu itu akan menjadi terheran-heran dan tidak mengerti. Memang keadaan Han Sin tidak sama dengan orang-orang biasa. Dia telah minum darah ular Pek-hiat-sin-coa dan di dalam jalan darah di tubuhnya sudah mengalir sebagian dari pada darah ular itu. Maka begitu ia terkena pukulan yang tak disangka-sangkanya itu, racun pukulan yang bertemu dengan racun Pek-hiat-sin-coa, bertanding di dalam jalan darahnya dan racun Tong-sim-ciang itu segera berubah sifatnya, sebaliknya malah mendatangkan hawa dingin karena berubah menjadi hawa "Im" yang amat dingin. Akan tetapi hal ini tidak membahayakan Han Sin, malah melenyapkan bahaya yang mengancamnya, jantungnya tidak terganggu dan ia hanya menderita perasaan dingin yang luar biasa saja di dalam perut dan dadanya. Li Hoa yang tidak tahu akan keadaan sebenarnya dalam tubuh Han Sin, melihat pemuda itu menggigil dengan muka pucat, makin gelisah sampai-sampai ia tidak merasa betapa dua butir air mata membasahi di pipinya!
Dendam Iblis Seribu Wajah - Gu Long by JadeLiong
60 parts Complete
Dunia Kangouw yang selama ini tenang dan damai tiba-tiba saja dilanda gelombang badai yang dahsyat. Seorang algojo muncul entah dari mana. Persis seperti malaikat maut yang mencabut nyawa orang-orang yang dipilihnya. Tidak ada seorang pun yang tahu asal-usulnya. Belum pernah ada seorangpun yang sempat melihat wajahnya yang asli. Ilmu silatnya yang tinggi sulit diukur dan keahliannya dalam merias wajah tak dapat ditemukan kelemahannya. Tiba-tiba dia muncul sebagai seorang kakek-kakek tua. Kemudian beberapa hari kemudian, dia berubah menjadi seorang pemuda belasan tahun. Datang tanpa bayangan, pergi pun tidak meninggalkan jejak. Cian bin mo-ong (Iblis Seribu Wajah)! Asal nama ini muncul, pasti ada mayat yang bergelimpangan. Kehadiran orang ini bagaikan angin topan yang memporak-porandakan seluruh Bulim, menyiutkan nyali setiap tokoh yang namanya terkenal. Dari setiap korban yang jatuh, dapat dibuktikan bahwa sasarannya adalah orang-orang yang mempunyai nama besar di dunia Kangouw. Dalam waktu tiga bulan saja, dia sudah membuat dunia Bulim menjadi sebuah tempat yang mengerikan dan seolah tiada lagi wilayah yang aman untuk bersembunyi. Siapa nyana ternyata Iblis yang ditakuti itu adalah seorang anak muda yang bernama Tan Ki yang beberapa tahun lalu masih berupa bocah pengemis yang luntang lantung, dikarenakan mendapatkan Ilmu Merias Wajah dari seorang pengemis tak dikenal yang ditolongnya. Karena keinginannya membalas dendam ia terpaksa masuk kedalam Gua Terlarang perkumpulan Ti Ciang Pang dan mencuri belajar ilmu peninggalan bekas ketua-ketua lama perkumpulan tersebut yang sudah lama mati. Di gua itu juga ia menemukan kitab ilmu silat misterius "Tian Si Samsut (Tiga Jurus Bentangan Langit)" dan yang kedua yaitu "Te Sa Jit-sut (Tujuh Jurus Hamparan Tanah)" yang pada saat itu sangat sulit dimengertinya (Ilmu itu ternyata dapat dimengertinya ketika ia bertempur dengan musuh-musuhnya) yang ternyata merupakan Ilmu Silat tingkat tinggi.
Medali Wasiat (Xia Ke Xing/Ode To Gallantry) - Jin Yong by JadeLiong
48 parts Complete
Sepasang utusan "Pengganjar & Penghukum" menggetarkan kang ouw! Mereka mengundang setiap ketua perguruan untuk datang ke pulau Hiap Kek. Tidak ada satupun yang dapat melawan. Dunia Persilatan terjerumus dalam kekacauan karena setiap orang yang pergi ke sana tidak bisa pernah kembali! Agar terhindar dari bahaya, pendekar Bu lim memperebutkan mestika bernama "Hian Tiat Leng". Konon pemiliknya Cia Yan Khek bersedia mengabulkan permintaan orang yang memiliki medali tersebut. Seorang pemuda terlantar berhasil menemukan medali tersebut, dan tanpa disadarinya akan membuat hidup selanjutnya akan berbeda. Dikarenakan Kau Cap Ceng pemuda yang menemukan medali tersebut membuatnya harus mengkuti sang tokoh sakti Cia Yan Khek. Boneka lempung yang diberikan Cia Yan Khek ternyata berisi ilmu sakti dari golongan Budhisme "Lo Han Hok Mo Sin Kang" sebuah ilmu simpanan yang paling sakti dari Tat Mo Couw Su pediri Siauw Lim Pay. Hal ini tidak diketahui Cia Yan Khek yang mengira itu hanya mainan biasa. Lima tahun kemudian ketika ia baru turun gunung tanpa disengaja ia masuk ke dalam sebuah permandian dan disana ia bertemu seseorang yang wajahnya mirip dengannya. Dalam suatu peristiwa ia dikerjai hingga pingsan dan ketika terbangun ia sudah ada di perkumpulan Tiong Lok Pang dan dianggap sebagai ketua perkumpulan. Bagaimanakah kisahnya sampai jagoan lugu dan polos ini bisa bersahabat dengan utusan "Pengganjar & Penghukum" yang sangat ditakuti ini, dan munculnya orang-orang partai Swat San Pay yang terus mengejarnya untuk dibunuh? Apakah rahasia sebenarnya dari pulau Hiap Kek? Dan siapakah sebenarnya pemuda yang wajahnya mirip dengannya itu? Cerita ini sangat bagus dan merupakan salah satu kisah favorit cayhe. Bahkan telah beberapa kali diadopsi dalam serial wuxia mandarin.
Serendipity/Bang Xia Gui Xu(榜下贵婿) by _qianjue
138 parts Complete
(NOVEL TERJEMAHAN) (Not Mine, Sepenuhnya Milik Penulis) -Mei 2024- Title : Serendipity/ Bǎng Xià Guìxù/榜下贵婿 Author : Luòrì Qiángwēi (落日蔷薇) Chapter : 131 bab + 5 ekstra Keluarga Jian di Kota Jiangning telah mengelola perhiasan emas secara turun temurun, merupakan toko emas tua yang cukup terkenal. Tuan Besar Jian tidak perlu khawatir tentang emas dan perak, namun ia ingin masuk ke dalam lingkaran bangsawan dengan identitas pedagang. Oleh karena itu, ia punya pikiran untuk mencarikan menantu laki-laki untuk putrinya, Jian Mingshu. Tuan Besar Jian melempar jaring luas, memilih beberapa sarjana miskin untuk dibesarkan dengan penuh perhatian, memberikan emas dan perak sebagai hadiah, menunggu untuk menangkap menantu melalui ujian pemerintah. Lu Chang adalah satu dari beberapa "ikan" di "kolam" keluarga Jian, namun ia disukai oleh Mingshu sejak awal, dengan hati yang telah terpaut. Namun, Lu Chang tidak tertarik dan membenci keluarga Jian yang memanfaatkan kedermawanan untuk balas budi, ia tidak pernah menunjukkan ketertarikan pada Mingshu. Pada hari pengumuman hasil ujian, Mingshu dan Lu Chang bertengkar, menghapus hubungan mereka, dan memutuskan semua ikatan emosi. Masalah seharusnya sudah selesai, keduanya tidak ada hubungan lagi setelah itu, tapi kemudian... Sebelum Lu Chang meninggalkan Kota Jiangning, keluarga Jian mengalami musibah besar dan Mingshu terluka parah. Dalam rangka membalas budi, Lu Chang menyelamatkan Mingshu, namun siapa yang menyangka setelah dia sadar, Mingshu justru lupa akan masa lalunya. Apa yang harus dia lakukan? Hanya Mingshu yang tersisa di keluarga Jian, Lu Chang tidak punya pilihan selain membawanya ke ibukota. Untuk mencegah Mingshu memiliki pikiran yang seharusnya tidak ada, Lu Chang membohonginya. "Kau adalah adik perempuanku". Ya, Mingshu menjadi adik perempuan Lu Chang, dia menjadi adik dari orang yang menjadi juara ujian kekaisaran di ibukota yang sedang populer. Selanjutnya, Lu Chang menyesali pe
CINTA BERNODA DARAH (seri ke 3 Bu Kek Siansu) by MahaSilat
33 parts Complete
Cinta Bernoda Darah adalah episode ke-3 dari serial Bu Kek Sian Su yang ditulis oleh A. S. Kho Ping Hoo. Cerita ini menyambung langsung kisah sebelumnya episode ke-2 Suling Emas. Cerita dalam episode ini nantinya akan dilanjutkan dalam episode berikutnya berjudul Mutiara Hitam. Dalam episode ini, keluarga Kam (keluarga Suling Emas) akan meneruskan kiprahnya sebagai protagonis utama, sedangkan marga Suma baru akan memulainya, meski kebanyakan sebagai antagonis. Episode ini akan meneruskan kembali petualangan Pendekar Suling Emas Kam Bu Song, sepak terjangnya dan kisah asmaranya. Episode ini diawali beberapa tahun setelah episode sebelumnya. Di puncak Thai-san, awal musim semi, banyak berdatangan manusia yang mengharapkan sedikit petunjuk dariBu Kek Siansu, termasuk di antaranya adalah tokoh-tokoh dari partai-partai ternama dunia persilatan. Namun ketenangan puncak menjadi ternoda saat tiba-tiba datang 3 orang dari Thian-te Liok-koai (Enam Setan Dunia), yaitu: Hek-giam-lo (Maut Hitam)Bayisan, It-gan Kai-ong (Raja Pengemis Mata Satu) Pouw Kee Lui, dan Siang-mou Sin-ni (Dewi Rambut Harum) Coa Kim Bwee. Mareka lantas membunuhi anggota dari partai-partai ternama itu hanya untuk kesenangan. Kim-siauw-eng (Pendekar Suling Emas) Kam Bu Song yang datang kemudian malah ditawur oleh ketiganya, meski secara diam-diam Bu Kek Siansumenolongnya dan membuat ketiga penjahat itu kabur. Bu Kek Siansu lantas menurunkan 2 ilmu baru kepada Kam Bu Song sesuai dengan wataknya sebagai orang lurus dan terpelajar. Setelah kepergian Kam Bu Song, ketiga penjahat itu muncul lagi dan meminta Bu Kek Siansu menurunkan ilmu yang sama dengan yang tadi diberikan pada Kam Bu Song. Namun karena dasar berbeda, mereka bukannya paham tapi malah menganggap Bu Kek Siansu mempermainkan mereka, marah karena itu, mereka menyerang Bu Kek Siansu dan merampas khim (kecapi) serta kitab Tiong Yong miliknya.....
You may also like
Slide 1 of 20
Sword Master aka Pedang Tuan Muda Ketiga/Pendekar Gelandangan - Khu Lung cover
Legenda Kematian - Gu Long cover
Maling Budiman Berpedang Perak (Gin Kiam Gi To) - ASKPH cover
Rahasia Kunci Wasiat (Wo Lung Shen) cover
Pendekar Blo'on cover
Pedang Karat Pena Beraksara - Qin Hong cover
Pendekar Laknat cover
Pendekar Hina Kelana (Xiaou Jianghu) - Jin Yong cover
Tengkorak Maut aka Rahasia Istana Hantu - Khu Lung cover
Pedang Ular Emas (Kim Coa Kiam/Sword Stained with Royal Blood) - Jin Yong cover
Kuda Besi cover
Amanat Marga (Hu Hua Ling) - Gu Long cover
Kasih di Antara Remaja cover
Dendam Iblis Seribu Wajah - Gu Long cover
Medali Wasiat (Xia Ke Xing/Ode To Gallantry) - Jin Yong cover
Serendipity/Bang Xia Gui Xu(榜下贵婿) cover
Pendekar Bayangan Setan (Khu Lung) cover
Pendekar Kidal (Cin Cu Ling) - Tong Hong Giok cover
Pukulan Naga Sakti - Gu Long cover
CINTA BERNODA DARAH (seri ke 3 Bu Kek Siansu) cover

Sword Master aka Pedang Tuan Muda Ketiga/Pendekar Gelandangan - Khu Lung

37 parts Complete

Sam Sauya (Tuan Muda ketiga) dari keluarga Cia, Cia Siauhong adalah jago pedang nomor satu di kolong langit. Tiga belas Jurus Pedang Perenggut Nyawa milik Yan Capsa terdiri dari 13 jurus, tapi 13 jurus itu masih belum cukup untuk mengalahkan Tuan Muda Ketiga dari keluarga Cia. Selama keduanya masih hidup, cepat atau lambat Cia Siauhong dan Yan Capsa pasti bertemu untuk menentukan, siapa jago pedang nomor satu. Seseorang di kala berada di saat menjelang kematiannya, apa yang biasanya dipikirkan? Apa yang kau pikirkan ketika itu? Jurus pedang itu, jurus pedang yang keempat belas! Seseorang apabila telah mengorbankan segenap kehidupannya untuk pedang, bagaimana mungkin di saat-saat menjelang kematiannya dapat memikirkan persoalan yang lain? Tiga belas Jurus Pedang Perenggut Nyawa itu sendiri tidak terlalu menakutkan, yang menakutkan justru yang keempat belas, dari mana datangnya jurus yang keempat belas? Yang pasti jurus keempat belas itu ada! Maksudmu kecuali Tiga belas Jurus Ilmu Pedang Perenggut Nyawanya, masih terdapat pula jurus yang keempat belas? Cia ciangkwe menghela nafas lebih berat lagi, katanya, "Ciongci menciptakan tulisan, setan dan malaikat menangis tersedu-sedu, kau menciptakan jurus pedang itu, setan dan malaikat pun seharusnya melelehkan pula air matanya! Jurus pedang itu telah membocorkan rahasia langit dan kehilangan perintah langit. Perintah Langit hanyalah kebajikan. Setelah terciptanya jurus pedang itu, semenjak detik itu, entah masih ada berapa banyak orang lagi yang bakal tewas di ujung pedang tersebut...? Benarkah Tuan Muda Ketiga dari keluarga Cia kalah oleh jurus ke-14 Yan Capsa? Atau...malah jurus ke-15.