Intuisi Senja

Intuisi Senja

  • WpView
    Leituras 1,422
  • WpVote
    Votos 96
  • WpPart
    Capítulos 17
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jun 18, 2019
Rindu bukan hanya menjadi satu rasa, tapi juga menjadi nama sosok gadis yang selalu mengais-ngais senja, selalu ada awan yang tersisa meski terlihat hanya tinggal beberapa gores kemerahan. Ia merasa di balik sana ada ayahnya yang tersenyum memperhatikannya yang sedang bermain-main dengan rasa rindunya. Sebuah buku dongeng yang didapatkannya saat masih kecil di Perpustakaan umum menyebabkan malapetaka untuk ayahnya, membuatnya hidup tanpa sesosok superhero kesayangannya. Kakaknya, Aldy sang baik hati yang senantiasa menemani masa kecilnya tak lagi mau menyapa sejak kematian ayahnya. Tak mudah meradang pendaman rasa yang penuh dengan duri. Namun, buku dongeng itu juga yang mempertemukannya dengan seorang pria yang mengobati peluhnya. "Begitu banyak bayang yang datang melengkapi garis kemerahan yang merona-- Sebab itu, banyak intuisi yang saya punya di balik senja." -Alfano "Saya pernah meletakkan hati pada orang yang salah, hingga saya temukan kamu yang menyusun sisa patahannya. Lalu, kamu juga menyempurnakannya." -Rindu
Todos os Direitos Reservados
#815
senja
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • MEISYA
  • DANADYAKSA
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • My Name Is Erwinda
  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • DIARY DAN DARA (√)
  • ALRIN
  • Males, ribet.
  • DENNIES
MEISYA

"Papa, sepatunya kena wajah Meisya ...." "Cukup, Pa!" "Papa, Meisya kesakitan sekarang." "Meisya minta maaf." "Meisya mohon maafin Meisya ...." "Pa, kaki Meisya perih ...." "Tangan Mei juga perih, Pa." "Meisya gak akan bolos lagi, Pa. Meisya janji." "Semuanya sakit, Pa. Peluk Meisya saat kesakitan, Pa," pinta Meisya dengan bergetar. ---><--- Meisya Keyrila Cheryl, gadis kelas sebelas yang hidup dengan penuh rasa sakit. Sakit fisik, dan juga hatinya. Orangtuanya yang tak menganggapnya ada sangat membuatnya merasa benar-benar tak dianggap di keluarganya. Meisya hanya hidup bersama tiga kakaknya yang menyayanginya. Tapi karena suatu masalah, kakaknya menjauh dan membencinya. Bahkan tak jauh berbeda dengan orangtuanya yang tak menganggapnya ada. Walaupun begitu, Meisya begitu bersyukur karena ada laki-laki yang selalu ada untuknya. Menjaganya dan bersikap seolah Meisya adalah adiknya, walau dalam hatinya menyimpan rasa yang lebih. Siapakah laki-laki itu? Lalu penderitaan apalagi yang dialami Meisya? ---><--- Jangan plagiat ya, Sayang! Dosa loh!! Jangan lupa tinggalkan jejak!💙

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo