C A L O N

C A L O N

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 30, 2017
There is never a right time to get married. Itu kenapa, buatku the age factor in a marriage bukan hal yang terpenting. Mungkin ini pembelaan diri, tapi bagiku, love can be found at any age. Dan pertanyaan what to do next after you found the right love, remind us that everything has to be moving. Get married. Itu jawabannya. Dan aku bisa menemukannya. I mean that love. Jika tidak di usia awal 20-an, mungkin akhir 20-an. Tapi karena dua timing itu sudah terlewati mungkin saat ini, thirthy something sepertiku atau bisa jadi lebih. Who knows. Love is the kind of thing that happens whether or not you think it's the right time, place, or person. That's kind of the magic.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Wind Spring Comes
  • Because Of You
  • mak!!!! aku mau kaweeenn!!!
  • Do you love me???
  • Caffeine (Completed)
  • May I Love You?
  • EX WITH BENEFITS (END)
  • Tombak Merah Muda
  • Short Story.(21+)
  • Menikah Dengan Calon Mertua ✔

Mereka bilang menikah adalah sebuah kewajiban bagi seseorang apabila telah menemukan pasangan hidupnya. Tapi yang menjadi pertanyaannya bagaimana jika kau menemukan pasangan hidupmu lebih dari sekali? Pernikahan seperti apa yang masih harus dirayakan untuk ketiga kalinya tetapi dengan pasangan yang berbeda pula. Pria seperti apa yang bisa melakukan pernikahan di usia yang tidak muda lagi untuk ketiga kalinya? Pria yang seperti itu adalah ayahku, kalian tahu!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines