AF (Horror Vision)

AF (Horror Vision)

  • WpView
    Reads 227
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 16, 2017
WpInfo
Fiction
Horror
Af tahu hal ini akan terjadi jika ia membicarakan hal ini dengan ibunya. Af hanya bisa menangis seraya mendengar kemarahan ibunya, ia seakan sudah lelah dengan apa yg terjadi selama ini. Af terjatuh dan tak henti menangis. Sebelum pintu rumah ditutup, Af melihat senyum tipis dari sang Ayah tiri. Rasa dendam yang teramat dalam bergejolak dalam diri Af. Sambil menangis Af mengetuk-ngetuk pintu berharap sang ibu membuka dan mendengar kembali penjelasannya. "Ibu..Ayah.. tolong buka pintunya" Namun pintu itu tak pernah terbuka hingga malam datang. Bagai manakah kelanjutannya.. Ikuti terus kisah Af. ....... Dianjurkan untuk membaca kisah ini sendiri, akan menambah sensasi dan imajinasi pembaca. Bagi tang belum cukup umur di larang membaca, karena tidak hanya mengandung unsur menyeramkan/horror, namun beberapa cerita juga mengandung unsur kekerasan dan unsur dewasa. Mohon maaf apabila ada kekurangan. Menerima kritik dan sarannya. Tolong berikomentar dengan sopan ^^ masih Newbie.. mohon bimbingannya -SELAMAT MEMBACA- -adamichi
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Full Of Scratches
  • Don't Leave Me (TAMAT)
  • Rumah Tujuh Pintu [Boboiboy Elemental]
  • Where am I?
  • Alisa's Story
  • Hantu Naci Piuu! [END]
  • About Naskala [on going]
  • The Blood
  • Ryosuke (End )

Jangan lupa vote yaaa! 🤗 Karena dukungan kalian begitu berarti buatku!🤗 ________________________________ Takkan pernah terbayangkan sebelumnya jika kehidupan yang digariskan oleh Tuhan ternyata se-pelik ini. Ia bahkan merasa masalah sangat senang menghinggapi dirinya. Ia hanya bisa berharap akan ada secercah cahaya yang membawa harapannya mengudara bersamaan dengan teka-teki dalam hidupnya dapat terpecahkan. * * * "Saya akan pastikan bahwa seluruh anggota keluargamu akan menanggung akibatnya! Saya bersumpah!!" _ "Manusia mana yang tidak takut mati?" _ "Sebelum pergi, aku hanya ingin mengungkap satu hal agar aku bisa pergi dengan tenang. Hal yang membuatku begitu penasaran setengah mati. Tolong izinkan aku ya tuhan... " _ "Aku hanya ingin tahu kebenaran seperti apa dibaliknya, bukan membuka luka lama. Karena bagaimanapun, luka sudah menjadi teman dalam hidupku sejak kejadian itu. Jadi, meski luka lama itu dibuka atau tidak, aku sudah terluka dengan hebat." _ "Terima kasih telah mengajarkan ku apa arti hidup itu. Aku tidak menyesal dan aku bahagia..." * * *

More details
WpActionLinkContent Guidelines