Story cover for What If. by zebinanti
What If.
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jan 31, 2017
Aku  benci kamu.
Kamu sering buat aku jengkel dan rasanya ingin sekali melindasmu dengan gerobak mie ayam Bu Fitri di kantin.
Benci yang sangat amat.
Tak pernah terbayangkan jika Aku pernah menyukaimu.
Tapi, terkadang tingkahmu yang menyebalkan itu membuatku rindu.
Rindu ini berbeda, jauh lebih rindu dari pada rinduku kepada mendiang Foofoo kucing kesayanganku.
Aku terus berpikir, bagaimana bisa begitu?
Bukan kah aku membencinya?
Maksudku, sangat membencinya?
Bagaimana jika aku merindukannya?
Bagaimana jika aku peduli padanya?
Bagaimana jika aku sayang padanya?
Bagaimana jika aku JATUH CINTA padanya?
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add What If. to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
The Grey Of SAKARUNA by xhaye127
20 parts Ongoing
Entah siapa yang bisa benar-benar menebak apa yang ada di pikirannya? Kadang, aku merasa kami sedekat nadi-tak terpisahkan oleh ruang atau waktu. Namun, di lain waktu, rasanya seperti tak pernah ada apa-apa di antara kami. Dia melenggang ke sana kemari, seolah aku tak lebih dari bayang-bayang yang tak terlihat. Tapi anehnya, di saat tertentu, dia menggeliat di sisiku, seperti tak akan bisa bertahan hidup tanpa kehadiranku. Hingga kini, aku masih tak tahu apa yang sebenarnya ada di dalam pikirannya. Keluh kesahnya, tawa kecilnya, dan tingkah manjanya yang dulu terasa akrab kini hilang begitu saja, bagai debu yang diterbangkan angin. Dua belas tahun kebersamaan kami, mengapa rasanya bisa terhapus hanya dalam tiga tahun? Aku mencoba meyakinkan diriku bahwa segalanya memang memiliki waktunya masing-masing. Bahwa perubahan ini bukanlah sesuatu yang luar biasa. "Ini bukan masalah besar," gumamku berkali-kali. Namun, hati kecilku tak pernah benar-benar berhenti bertanya, mengapa? Hal yang paling membuatku kesal adalah kebiasaannya yang kini berubah menjadi teka-teki. Dia datang kepadaku, tapi hanya ketika dia butuh. Saat lapar menghampirinya, saat kesedihan melingkupinya, atau ketika kebosanan menjeratnya. Dia akan muncul tiba-tiba, menghancurkan keteraturanku, mengacak-acak ketenanganku, lalu pergi tanpa sepatah kata pun. Maksudnya apa? Aku benci dibuat bingung seperti ini. Aku benci bagaimana dia membuatku merasa diperlukan, hanya untuk kemudian membuatku merasa tak berarti. Namun di balik semua rasa kesalku, aku tak bisa mengingkari satu hal: aku tetap menunggunya. Dia adalah Saka, sebuah misteri yang tak pernah bisa kuselesaikan.
You may also like
Slide 1 of 10
Imaginary Boyfriend cover
Penantian cover
Entah Bagaimana cover
Andira [End]  cover
The Grey Of SAKARUNA cover
Alara's Brothers (Telah Terbit) cover
Between Us cover
obsesi seorang mantan pacar  cover
My Superstar cover
Inikah Namanya Cinta? cover

Imaginary Boyfriend

70 parts Complete

Brianna, siswi SMA yang lelah karena status jomlonya kerap kali jadi bahan olok-olokan teman-temannya, merasa terdesak sehingga ia terpaksa menceritakan ciri-ciri pacar khayalannya kepada seluruh kelas. Saat kebohongannya nyaris terungkap, siapa sangka seorang murid laki-laki baru hadir dengan ciri-ciri sama persis dengan yang ia katakan. *** Brianna seorang jomlo akut yang merasa insecure karena ejekan teman-teman sekelasnya. Ejekan itu sangat fatal untuk Brianna yang tidak pernah percaya diri, baik di rumah atau di sekolah. Merasa terdesak, Brinna lalu berbohong dengan mengatakan kalau dirinya sebenarnya punya pacar, ia juga menceritakan ciri-ciri pacarnya secara detail dan mengatakan kalau laki-laki itu akan datang sebagai murid pindahan. Sadar kalau ucapannya hanya akan memperkeruh keadaan, Brianna berniat untuk meluruskan kebohongannya, akan tetapi pada hari yang ditentukan datanglah murid baru bernama Qiar dengan ciri-ciri sama persis! Tapi, kenapa wajahnya babak belur?