Dandelion

Dandelion

  • WpView
    Reads 817
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 4, 2020
"Saya aneh sama dia. Siapa lagi kalo bukan Farel. Terkadang sikapnya sangat dewasa, tapi terkadang ia juga bersikap seperti anak kecil. Dia yang selalu bilang lo-gue sama aku. Tapi kali ini, dia benar-benar berubah." ~ Gabriella Maura A. "Dia selalu meyakinkanku agar percaya padanya. Aku mengangguk, tapi jujur aku masih tak mengerti apa yang dia katakan." ~ Gabriella Maura A. "Andai lo tahu apa yang terjadi saat lo benar-benar percaya sama seseorang yang berharga di hidup lo. Namun ternyata dia adalah masalah yang meski ia melindungimu, dia orang yang bodoh. Dia bahkan nyerahin sesuatu ke gue. Dan gue gak bisa nolak, walaupun awalnya gue gak bisa terima pemberiannya ke gue." ~ Fathariano Farel D. "Aku sama. Tapi aku bukan yang kamu maksud. Dan aku gak bisa jelasin semuanya, terlalu rumit. Maaf." ~ Fathariano Farel D. ∅00000∅ VACUM DULU. LAGI FOKUS KE LOCUTION. 미안헤
All Rights Reserved
#170
truth
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Annoyingly yours: Duplikat (one Soul, Two Devils)
  • Dear Fenly || Un1ty
  • Brother •1D•
  • A LIE
  • Farel Dan Bella
  • Because I'm Stupid (End)
  • AUDREY
  • ajinanta (ON GOING)
  • FALLING IN LOVE
  • Anak DESA ✔

Lo pernah ngerasain punya seseorang yang sebenernya cuma sahabat, tapi rasanya kayak dia udah kayak... sesuatu yang lebih? Gue? Ya, gue pernah. Namanya Kayzen Farel Valerix, panggil aja Parel. Dan ada Fazlasya Moira Alvarix, yang gue manggil Aca. Gue sama dia, kita udah deket dari SMP, kelas dua tepatnya. Dari situ, lo pikir kita cuman temen biasa? Salah besar, bro. Parel itu tipe cowok cool, cuek, kayak batu yang susah cair. Tapi di balik semua dinginnya, dia nyimpen sesuatu yang... gue nggak ngerti dulu. Dia suka gue. Dari awal kenal, tepatnya. Nah, gue? Gue juga pernah suka dia. Tapi gue sembunyiin, takut ngerusak semuanya. Kita janji, kita nggak bakal saling suka, nggak bakal jadi lebih dari temen. Tapi, lo tau kan, janji itu kadang cuma buat dilanggar. Cerita kita nggak cuma soal rasa, tapi juga soal chaos, prank, sahabat yang sok sayang tapi nyebelin, dan masa-masa penuh drama yang bikin gue pengen ngetawain diri sendiri. Pokoknya, hidup gue sama Parel tuh ribet banget, tapi nggak pernah bosen. Nah, lo siap buat ngikutin perjalanan dua devil ini? Yang satu cool, posesif, toxic, dan satu lagi... yah, hampir sama aja sih. Sama-sama duplikat. Satu jiwa, dua setan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines