Dandelion

Dandelion

  • WpView
    Reads 817
  • WpVote
    Votes 55
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Mar 4, 2020
"Saya aneh sama dia. Siapa lagi kalo bukan Farel. Terkadang sikapnya sangat dewasa, tapi terkadang ia juga bersikap seperti anak kecil. Dia yang selalu bilang lo-gue sama aku. Tapi kali ini, dia benar-benar berubah." ~ Gabriella Maura A. "Dia selalu meyakinkanku agar percaya padanya. Aku mengangguk, tapi jujur aku masih tak mengerti apa yang dia katakan." ~ Gabriella Maura A. "Andai lo tahu apa yang terjadi saat lo benar-benar percaya sama seseorang yang berharga di hidup lo. Namun ternyata dia adalah masalah yang meski ia melindungimu, dia orang yang bodoh. Dia bahkan nyerahin sesuatu ke gue. Dan gue gak bisa nolak, walaupun awalnya gue gak bisa terima pemberiannya ke gue." ~ Fathariano Farel D. "Aku sama. Tapi aku bukan yang kamu maksud. Dan aku gak bisa jelasin semuanya, terlalu rumit. Maaf." ~ Fathariano Farel D. ∅00000∅ VACUM DULU. LAGI FOKUS KE LOCUTION. 미안헤
All Rights Reserved
#312
lie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Admire Or Love
  • Annoyingly yours: Duplikat (one Soul, Two Devils)
  • FALLING IN LOVE
  • Brother •1D•
  • We Are One
  • ajinanta (ON GOING)
  • Dear Fenly || Un1ty
  • BAPER [COMPLETED]
  • Past | Na Jaemin✅
  • Anak DESA ✔

Berpendidikan tinggi tak menjamin seseorang mengetahui segalanya. Pasti ada satu hal yang tidak di ketahui. Contohnya aku. Aku yang tak mengerti sama sekali tentang permasalahan hati. Katakan saja aku ini gadis bodoh. Memang aku ini bodoh. Bodoh dalam hal asmara. Bodoh dalam hal hati. Tak mengerti letak rasa kagum, suka, sayang dan cinta. Hanya karena tak mengenal arti ke-empat rasa itu, aku membuat hati sesorang patah. Memang tak parah. Tapi tetap saja aku sudah menggoreskan luka di hati seseorang. Kisahku bermula saat mengenal dua remaja laki-laki yang berbeda karakter. Aku dekat dengan keduanya, tapi rasa yang ku rasakan di setiap remaja laki-laki itu berbeda. Dan aku tak tahu apa maksud rasaku itu? Mau bertanya pada sahabatku atau orang yang telah berpengalaman? Jujur saja aku malu. Karena aku selalu masa bodo tentang laki-laki di depan mereka, padahal dalam hati kecilku, aku sangat antusias. Mau tak mau aku cari tahu sendiri, hingga aku sadar dimana rasaku berada? Hatiku ini memilih siapa? Dan saat aku sudah sadar, semuanya telah terlambat. Terlambat menyadari rasaku sendiri. Gimana pas baca deskripsinya? Ada rasa-rasa penasaran? Kalo ada jangan lupa tambahin cerita ini ke readinglist kalian ok;) Baca+vote+komennya di tunggulho❤️. Happy Reading🎉.

More details
WpActionLinkContent Guidelines