Badgirl Tobat

Badgirl Tobat

  • WpView
    Reads 3,054
  • WpVote
    Votes 197
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 27, 2017
"Saya mohon pak, anak saya jangan di keluarkan." "Maaf bu. Anak ibu sudah kelewatan batas. Ini itu sudah peringatan yg ke-1000 mungkin bu untuk anak ibu. Ditambah juga dengan poin anak ibu yg sudah sampai 2590 bu! Ini rekor terbanyak di sekolah ini bu." "Huh!" Tingkah anaknya yg makin hari makin menjadi saja. Ini adalah panggilan yg ke 10.000 lebih mungkin. Di rumah saja surat pemanggilan ada sekitar ratusan yg tersisa dan yg lain sudah dibuang. "Maaf kan saya bu." ucap sang kepala sekolah ramah. "Iya tidak apa-apa pak. Ini juga salah saya yg tidak becus mengurus anak saya." "Oh iya bu, ini surat pengeluaran dari sekolah." ucap kepala sekolah lagi sambil menyodorkan map merah berisi surat pengeluaran. Ibu itu menerimanya. "Ya sudah pak, kalo begitu saya permisi dulu pak. Selamat pagi, Assalamualaikum." "Wa'alaikumsalam." 'Awas aja ya lu kalo ketemu! Gue pites-pites lu!' batin si ibu. . . . . ... Hai hai haii :v Baca ya! Cerita baru aku, pasti suka deh. See ya :v
All Rights Reserved
#36
ngakak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ILUSI dan MIMPI
  • Yes! Mr. Husband | TERBIT✓
  • ONLY YOU
  • A R A S I [TERBIT✓]
  • Secret Imam (TERBIT)
  • Muallaq (End)
  • Safa
  • Ra.Sa
  • My Wife
  •  bisikkan di sepertiga malam ku

"Za,kalau besar nanti kita pacaran yuk." Ucap Haidar kecil di umurnya yang masih 5 th. "Kata Mama kamu, pacaran itu gak boleh.Orang muslim gak boleh pacaran loh." Jawab Zahira dengan nada yang masih kekanak-kanakan. "Ya Sudah,ayo kita menikah saja." Ucap Haidar dengan ekspresi polosnya. "Kata Mama kamu juga, kita gak boleh menikah kalau belum punya kartu KTP." Zahira menjelaskan tidak kalah polosnya dengan Haidar. "KTP namanya Za, bukan kartu KTP." Haidar tertawa, membenarkan ucapan Zahira kecil. "Sama saja,pokoknya Mama kamu bilang begitu." Zahira menggelembungkan pipi chubby nya dan sesekali melirik Haidar yang masih bermain pasir di pantai bersamanya. "Kok kata Mamaku semua sih,Za.Sebenarnya yang anaknya itu Aku atau kamu sih!" Haidar sama kesalnya dengan Zahira. "Entah,kamu kan gak pernah dengerin kalau sedang dinasehati Mama kamu.Mungkin Mama kamu lebih suka Aku daripada kamu." Zahira menjawab asal menaikkan bahu sembari menertawakan Haidar. *** Bagaimana jika masalalu yang telah kau lupakan kembali lagi di kehidupanmu? Apakah kau akan kembali ke masalalumu atau menerima dia yang tidak kau cintai. Dan Bagaimana cara kau menyikapi masalalu yang menyakitimu dan membangun masa depan dengan seseorang pilihan orang tuamu(?)

More details
WpActionLinkContent Guidelines