Cakrawala

Cakrawala

  • WpView
    Reads 641
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 15, 2019
Seperti hal nya Cakrawala yang membatasi Bumi & Langit, maka seperti itulah Aku & Kamu yang terbatasi oleh perasaan yang sulit. - Cakrawala 🌼 "Sadewa mana?" meski seribu kali lontaran pertanyaan yang sama, dengan jawaban yang sudah diketahui hasilnya. Raina akan terus mengutarakan pada cowok yang berdiri di hadapannya. "Rain, ayo pulang." pintanya dengan lembut namun terdengar jelas di telinga, meski saling bertautan dengan derasnya hujan. Raina menyambut uluran tangannya, menarik tubuhnya agar ia bisa berada dalam dekapannya. "Laskar, sampai kapanpun Rain akan tetap membenci hujan." 🌼
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit Dara [End]
  • Rewrite My Heart [TERSEDIA DI GRAMEDIA]
  • Hai, Angkasa! [COMPLETED]
  • Rainangkasa #2 [END]
  • Without You
  • Langit dan Cahayanya
  • King Bullying [TELAH TERBIT]
  • Skaya & the Big Boss ✓
  • MY BABY BOYFIE [END]
  • RAIN

Bahkan, hubungan yang awalnya baik-baik saja pun akan berubah tanpa pernah diminta, disadari, dan diharapkan. Kehadiran orang-orang baru di lingkungannya, akan membuat mereka lupa pada lingkungan lama yang pernah ia tempati juga. Setelah orang itu hilang, barulah dia akan tersadar. Semuanya hanya perihal waktu. Melupakan, lantas berujung penyesalan. "Siapa yang nyakitin lo, Dar?" "Diri gue sendiri." Iya, dia yang menyakiti dirinya sendiri. Andai saja dia tidak sok kuat dan bertingkah seolah semuanya akan baik-baik saja, dia tak akan pernah mengalami rasa kecewa yang begitu dalam. *** LANGIT DARA

More details
WpActionLinkContent Guidelines