We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Im not alone

Im not alone

  • WpView
    Reads 346
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 3, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
semua murid di kelas riuh berbisik-bisik dengan teman sebangku.. tampan, cool, keren berbagai pujian yang aku dengar dari mereka membuat ku menatap menerawang kearah nya... tanpa sengaja dia melihat ke arah ku membuat ku tersentak kaget dan menunduk malu karna terpergok memperhatikannya. "hemm... kamu bisa duduk disana tsubasha-kun" kata sensei Miya mempersilakan duduk setelah menemukan kursi kosong di ujung baris paling belakang dekat pintu belakang kelas , terpisah lumayan jauh dari tempat ku duduk. *NB :setiap kelas memiliki 2 pintu keluar, di depan dan belakang* Kami mengikuti pelajaran dengan serius, bel tanda istirahat pun berbunyi.. seperti biasa murid pindahan baru akan menjadi mangsa buat anak-anak di kelas ini.. dia di kerumuni hampir semua anak perempuan dan laki-laki, pertanyaan demi pertanyaan bertubi-tubi diluncurkan..aku hanya melihat dari kejauhan memandangi dia yang di kerumuni, tak lama haruka menepuk pundak ku mengajak bergabung dengan anak-anak lain.. aku pun menuruti nya namun hanya ikut berbaris mendengarkan pertanyaan dan jawaban yg diluncurkan kearah Key. Jawaban nya masih sama seperti awal perkenalan didepan kelas, begitu singkat dan seadanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rapuh Lalu Retak (RLR)
  • "Bisikan Senior di Lorong Sunyi"
  • Tatapan dari bangku belakang.
  • PESAN UNTUK RAYAN
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Di Antara Rumah yang Kosong
  • Forbidden Love
  • Pemuda Misterius [SELESAI]
  • No Longer Mate
  • My Friend and My Bestfriend

[Rachel] berdiri didepan sebuah pintu kelas dilantai 2 Gedung B yang ditulis XMIPS 1,perlahan dia menjulurkan kepala nya untuk melihat kedalam kelas dan ternyata tidak ada guru. "Uhh...selamat"bisik rachel sesekali mengelus dadanya Baru saja rachel ingin melangkahkan kakinya kedalam kelas,tiba-tiba ada yang menepuk pundak rachel dari belakang,rachel berbalik dan tern- Pukkk...pukkk " Ck Aduh...siapa lagi in..."dercik rachel kesal "Kamu?kenapa terlambat!,ini baru hari pertama dan kamu sudah terlambat,sekarang kamu turun dan temui saya dikantor nanti.!"tegas guru perempuan itu. "Ta...ta..pi bu"gugup rachel "Ngga ada tapi-tapi an pokoknya sekarang turun dan tunggu saya dikantor!"tegasnya lagi Rachel membalikkan badan dan memajukan langkahnya "Dasar Nenek singa!"omel rachel -Rachel Violine Algracia

More details
WpActionLinkContent Guidelines