Karena, Dia...

Karena, Dia...

  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Feb 3, 2017
Tuhan tak akan membiarkan umatnya dalam keterpurukan terus menerus. Dia akan menyertaimu barangsiapa yang sabar dalam menghadapi ujian-Nya. Seperti Drya dan kisahnya yang tak bisa disebut mudah. -LSV- . . . "Hufft..ehhufft..ehHuuftt" Suara tarikan napas yang bersahutan memekakan telinga. Mereguk oksigen seakan takut kehabisan pasokan udara. "Gue pikir, huuft... Mereka... Haah.. Udah pergi." Ucap salah seorang yang melihat keadaan sekitar. Ia memastikan menengok ke arah belakang mereka, matanya bergerak mengamati keadaaan sekitar. "Gue rasa juga begitu." Ia menyandarkan tubuhnya pada tiang lampu jalan, tubuhnya melorot akibat kelelahan yang menderanya. Diam-diam Dryani tersenyum melihat punggung kokoh orang yang menariknya. Dulu orang ini, Andre, pernah mencuri seluruh pusat perhatiannya. Namun, ia harus mundur dan menghancurkan perasaan itu sebelum perasaan itu tumbuh mekar di hatinya. . . This is a short story~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hy Enemy! I MISS YOU. [LENGKAP]
  • Kasat Rasa [Ongoing]
  • Deberìa Redirme? (End)
  • BETWEEN
  • 𝐏𝐚𝐢𝐧𝐟𝐮𝐥 𝐖𝐞𝐢𝐫𝐝𝐧𝐞𝐬𝐬 [SELESAI]
  • Let Me Love You Longer
  • Loving Like The Sun
  • SO PRECIOUS (PART COMPLETE)
  • RadenRatih

"Salam dari wajah sinis tak bermakna, menyimpan kecewa tanpa sepatah kata. Dengan segala hati yang terisi sepihak, membuat goresan luka kembali dan tersayat semakin dalam. Lalu air mulai menggenang di pelupuk mata, jika harus menyaksikan sang bulan bersama dengan bintang yg lain. Sangat jelas lidah kelu untuk berkata 'aku baik-baik saja' " Coretan kenangan milik Raina, gadis periang dan agresif, sebelum semuanya sirna termakan waktu. Dengan sejuta kesepiannya mengetuk pintu secara sepihak tanpa ada ketukan balasannya. Perjalanannya dengan lika liku mencari ranting yang kokoh untuk tempatnya bertengger dengan nyaman. Siapakah dia? musuh terbesarnya selalu dihadapannya memasang wajah konyol tanpa harapan. . . . Hai Guys!! udah lama nih aku gak nulis story di wattpad lagi. Mungkin ada yang sempat baca storyku yang baru beberapa chapter langsung aku hapus. Maaf ya guys, ada alasan pribadi dibalik itu semua hehe. Aku usahakan story ini gak akan aku hapus sebelum tamat. Aku usahakan. see ya!! Enjoy Reading!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines