Gery Salut dan Nastar Keju

Gery Salut dan Nastar Keju

  • WpView
    مقروء 28
  • WpVote
    صوت 4
  • WpPart
    فصول 1
WpMetadataReadمكتمِلة جمعة, فبر ٣, ٢٠١٧
Apa yang kamu ketahui tentang cinta? Tidak ada. Apakah kamu pernah mencintai seseorang? Tidak juga. " Buku macam apa ini? " Gerutu Gery melemparkan buku tersebut. Buku itu tepat terlempar di depan perempuan cantik dan tinggi. Gery menganga dan melotot terhadap perempuan itu. Perempuan itu membawa buku yang ada dihadapannya dan berjalan menuju arah Gery. " Jangan sembarangan melempar buku apalagi ini rumahnya " ucap perempuan itu sambil meletakkan bukunya dimeja. Yang benar saja, Gery baru sadar bahwa dirinya tengah berada di perpustakaan. Ia kena hukuman karena tidak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru Bahasa Indonesia nya. " Gery? " Tanya perempuan itu sambil melihat papan nama yang ia kenakan. Gery langsung menutupnya. " Sudah kubaca, namamu Gery Ralut. Lucu ya namanya " ucap perempuan itu "Apakah itu tidak typo?" Tanya perempuan itu sambil mengernyitkan dahi. " Maaf ya, maksud anda ini apa? Jangan cari gara-gara " ucap Gery mencoba bersikap sopan.
جميع الحقوق محفوظة
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Secret Admirer
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • KOMAR.
  • MENIKAH DENGAN INTEGRITAS
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • THE CLIMB [Completed]
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • ALDIR (SEGERA TERBIT)
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)

Apa yang kamu pikirkan mengenai mencintai? Melihat ia yang dari jauh? Menatap senyumnya yang memukau? Diam-diam berharap ia berbalik menatapmu dan merasakan apa yang kamu rasakan? Merasa bahagia ketika ia hanya mengingat apa yang pernah terjadi antara kalian? Senang hanya dengan bertukar sapaan? Senang karena bisa duduk disampingnya? Jadi menurutmu apa yang kamu rasakan ketika harus mencintai seseorang tetapi tak bisa mengungkapkannya. Perasan itu terasa nyata olehmu tapi ketakutan itu juga terasa begitu mengintimidasi. Apa yang harus kamu lakukan? Tetap menatapnya sembunyi-sembunyi? Bersikap munafik dengan cukup bahagia hanya memandangnya dan bertukar sapaan saja. Atau harus bersikap egois dengan memberanikan diri menyatakan bahwa kamu ingin memilikinya? Semuanya terasa rumit ketika cinta datang. Sejenak aku selalu berpikir dua hati yang saling menyatu adalah sebuah kejaiban lalu bagaimana dengan tiga hati yang terpaut? Akankah semuanya baik-baik saja? Mungkinkah akan berakhir bahagia seperti fairy tale yang ibuku ceritakan?

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى