Rain in Edinburgh

Rain in Edinburgh

  • WpView
    Reads 1,176
  • WpVote
    Votes 172
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 19, 2018
Bagaimana perasaanmu apabila terdaftar sebagai salah satu siswi di SMA yang terkenal dengan kumpulan orang-orang jenius di kotamu? Itulah yang dirasakan Eleonore Naendra di Edinburgh. Sebut saja Lena. Siswi berambut emas dan bermata biru berlian dengan otak super encerrr. Didampingi oleh Monna, seniornya di music club, yang selalu membimbingnya. Dengan kecantikan dan kecerdasannya, tak salah bila senior cowonya yang famous kagum padanya. Tak terkecuali Sean, saudara Monna sendiri. Namun, dari sekian banyak lelaki yang mengidamkannya, hanya Sean-lah yang mampu menarik hatinya. Di kala kerumitan cinta masa SMA Lena, ia harus mengetahui kenyataan bahwa ayah dari lelaki yang dicintainya adalah seorang pembunuh berantai yang sedang mengincar dirinya. Bahkan, Sean dan Monna telah menjadi kaki tangan ayahnya sendiri untuk membantu menangkap korban-korban sasarannya. Apakah Monna dan Sean akan melindungi Lena? Atau selama ini, mereka memang berusaha untuk menyerahkan Lena pada sang pembunuh? Cerita ini menggunakan sudut pandang dari 4 tokoh dengan pemikiran mereka masing-masing
All Rights Reserved
#8
edinburgh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I HATE THE RAIN [TERBIT]
  • NOISY SOUL [Ongoing]
  • Kahfi dan Yumna
  • The Sky Before Secrets
  • Shibuya's Crime (SELESAI)
  • School Scandal ✓
  • Rain(y) Rei (COMPLETED)
  • Evanescent [REVISI]

NO PLAGIARISM ALLOWED! Pikir sendiri ya... Cerita ini sudah tamat, jadi tidak perlu menunggu saya untuk update! "I HATE THE RAIN" Elnia Caluella Euvryz Aphrodite, dulu mencintai hujan, tapi sekarang setiap tetesnya hanya mengingatkan pada kematian ayahnya. "Aku benci hujan!" teriaknya setiap kali langit gelap. Di kota kecil Gralen, di antara taman-taman indah dan bukit-bukit hijau, Elnia bertemu Rain Gralen Avitheen, seorang pemuda yang berjuang melawan kanker otak. "Hujan bukan musuhmu, Elnia," kata Rain. "Ia hanya mengingatkanmu untuk tetap hidup." Namun, ketika persahabatan mereka diuji oleh waktu dan takdir, Elnia harus menghadapi kenyataan yang pahit. Bersama Aksara Arsy Deanz Pramantha, seorang bad boy yang mencoba memperbaiki hidupnya, Elnia mencari jawaban di balik hujan yang tak henti-hentinya turun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines