My Idol Is Mine

My Idol Is Mine

  • WpView
    GELESEN 168
  • WpVote
    Stimmen 11
  • WpPart
    Teile 3
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Feb. 6, 2017
Tentang seorang gadis polos yang memiliki mimpi besar untuk bertemu dengan artis kesukaanya dan berharap bisa menjalin kasih dengannya. Dengan tak di sangka takdirnya bisa seberuntung itu. Ia mendapat beasiswa di suatu sekolah seni swasta yang baru saja di bangun di jakarta. Mimpi kecilnya pun perlahan mulai mendekatinya, sampai ia bertemu seseorang yang membuatnya jatuh cinta, BISMA KARISMA. Idolanya,
Alle Rechte vorbehalten
#3
bismakarisma
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Dalam Diam | Hiatus
  • Iridescent
  • 𝗬𝗼𝘂 𝗔𝗿𝗲 𝗠𝗶𝗻𝗲 || ✔
  • DARA FOR IGMAL
  • Lencana Merah
  • Asmaraloka
  • WANTS, GOT, HURTS ✔
  • Dia Nabastala
  • PSIKOPAT CINTA
  • CEZALINE

Dalam Diam Ia tumbuh dalam dunia yang tenang tapi penuh celah. Seorang gadis yang dibesarkan oleh ibu tunggal, di antara kasih yang tulus dan kisah yang setengah jadi. Ibunya tak pernah marah, tapi juga tak pernah benar-benar bercerita. Tentang masa lalu, tentang ayahnya, tentang rumah yang seharusnya jadi tempat kembali-semua hanya hadir dalam potongan-potongan kabur yang tak pernah lengkap. Hidupnya berjalan seperti itu, penuh tanya yang tak lagi ia kejar jawabannya. Sampai suatu hari, dunia yang ia kenal mulai bergeser. Sebuah surat undangan membawa namanya ke ajang Olimpiade Sains Internasional. Pemeriksaan kesehatan hanyalah prosedur awal-begitu ia kira. Namun rumah sakit tempat pemeriksaan itu justru menjadi simpul dari benang-benang yang selama ini kusut dalam kepalanya. Nama 'Diranata' menampar ingatannya, menghidupkan kembali bisikan-bisikan yang dulu sering didengar namun tak pernah dimengerti. Dan di antara lorong putih dan suara monitor medis, ia bertemu Gracia. Seorang dokter muda yang baik dan tenang, namun tak tahu bahwa yang sedang duduk di hadapannya mungkin adalah kakaknya sendiri. Ia mengenali wajah itu. Bukan dari ingatan, tapi dari foto lama-foto yang selama ini disimpannya tanpa tahu maknanya. Foto mamanya, memeluk seorang anak kecil yang bukan dirinya. Kini ia tahu, siapa gadis kecil itu. Tapi tetap memilih diam. Diam, karena belum waktunya bertanya. Diam, karena kadang kenyataan lebih menakutkan dari dugaan. Dan diam, karena hatinya belum siap menerima apa yang mungkin telah lama ia tunggu. Langkahnya pelan, tapi pasti. Satu demi satu, rahasia yang terkubur mulai muncul ke permukaan. Bukan dengan dramatisasi, tapi lewat tatapan, pertemuan singkat, dan perasaan yang tak bisa dijelaskan. Ini bukan hanya tentang siapa dirinya, tapi juga tentang apa artinya memiliki rumah-dan kehilangan rumah itu tanpa tahu kapan. Dalam diam, ia belajar memahami. Dalam diam, ia memilih bertahan. Dan dalam diam pula, ia akhirnya berani mencari pulang.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien