A Story Before Sunrise

A Story Before Sunrise

  • WpView
    OKUNANLAR 586
  • WpVote
    Oylar 123
  • WpPart
    Bölümler 27
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Per, Eki 12, 2017
WpInfo
Kurgu
Romantik
Jika saja, kala hujan itu aku tidak dengan beraninya menantangmu untuk mengikutiku, dan untuk pertama kalinya menatap matamu yang seperti sebuah galaksi bagiku, semuanya pasti tidak akan serumit ini. -Hera Jika saja, kala hujan itu aku tidak tertantang untuk mengikutimu dan meyaksikan mimpi-mimpiku disetiap tatapanmu, semuanya pasti tidak akan serumit ini. -Ares Mereka telah memulai awal yang indah. Mengukir setiap memori dengan tinta berwarna. Bahkan, untuk orang lain yang mengetahui mereka, mengatakan bahwa mereka telah mengukir sejarah. Tapi memang sifat naif manusia tidak pernah hilang. Terlalu naif untuk memikirkan akhir bahagia.
Tüm hakları saklıdır
#272
sunrise
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • Eliinaa
  • FIZYA
  • I'm okay (END)
  • KALA BIRU DEWATA
  • Different Page [Complete]
  • Hi Crush! (udah selesai)
  • Hujan di Hari itu
  • JAM 3 SORE
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
Eliinaa

Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi