INFINITY ZERO

INFINITY ZERO

  • WpView
    Reads 721
  • WpVote
    Votes 97
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 16, 2017
Bagi seorang pria sepertiku, ternyata cukup sulit untuk memastikan atau menguji ketidakpahaman tentang sesuatu yang akan segera terjadi, entah itu takdir yang berpihak atau hanya harapanku saja. Benarkah ada takdir semacam itu? Benarkah ada sihir di dunia ini? Benarkah ada Roh pahlawan yang melindungi keseimbang, kedamaian dari sejarah peradaban dari dunia ini? Rasanya aku ingin sekali menyangkal asumsi tentang semua itu, asumsi yang bersifat paradoks yang mengikuti kejadian dari kejadian yang begitu rumit, pada akhirnya aku tak bisa memastikan sendiri bagaimana semua ini terjadi dari sudut pandang selain sudut pandangku sendiri, terlebih itu- Kejadian apa yang telah memulainya, kejadian apa yang sudah mengikutinya, dan bagaimana kejadian itu akan segera berakhir? Walau mungkin aku agak terkesan memaksakan diri bila mengatakan semua ini, bagiku semua kejadian tersebut untuk selamanya akan menjadi sebuah tanda tanya besar; sebuah paradoks yang mungkin takkan pernah berakhir. "Namun, aku tahu satu hal. Tapi, aku tidak ingin menyakinkannya sendiri, bahwa aku ... akulah orang terpilih itu." Nah, dari sinilah awal mula cerita tentang diriku akan ku ceritakan pada kalian sebagai kata kunci, ataupun sebagai tokoh utama karakter yang sedang memulai perjalanannya. Ku harap kalian menikmatinya. Copyright 2017/AM PROJECT
All Rights Reserved
#5
actoin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm More Than Just A Princess
  • THE OUTSIDERS [END]
  • Lulu
  • Elementum
  • EXCHANGE (Yaoi)
  • Jollie's Joy
  • SALARYN KINGDOM : Bridge Of Destiny [END]
  • EVORIA

[Completed] Seorang gadis wibu bangun di tubuh puteri yang terabaikan. Steffani Alina, seorang gadis biasa yang menyukai para lelaki dua dimensi buatan Jepang itu tidak tau apa yang tengah terjadi padanya. Ia meninggal dalam kecelakaan tabrak lari sepulang membeli 'kebutuhan' wibunya. Namun saat ia membuka matanya, hal pertama yang ia lihat adalah kamar mewah bernuansakan emas dengan kombinasi warna putih. Namun entah kenapa meski terlihat megah, kamar itu nampak tidak terurus. "tempat apa ini?!" ucapnya seraya menoleh ke kanan dan kiri dengan panik. Ia segera beranjak dari kasur megah itu, hendak keluar dari kamar yang begitu asing baginya. Namun saat ia melewati cermin besar yang berada di dekat kasur, betapa terkejutnya ia saat melihat pantulan dirinya di cermin. "in-ini... ini bukan aku!" ucapnya terkejut seraya menyentuh wajah cantik itu. Rambut pirang berkilau bagai kain sutera yang terbuat dari emas, mata sebiru langit di siang hari, kontur wajah kecil sempurna, bibir ranum merah muda alami, hidung bangir dan bentuk tubuh ideal. Sungguh impian para kaum hawa. ---//--- Namun semua itu tidaklah berarti, setelah ia mendapat memori dari si pemilik tubuh yang asli. "Isandra... sedih sekali hidupmu. Kematian mereka bukan salahmu, makhluk itu juga bukan keinginanmu" lirihnya. Namun sekian detik kemudian, matanya berkilat tajam, "aku harus merubah semuanya" ucapnya geram. ---//--- "hei, apa yang kau lihat?" tanya pemuda bersurai seputih awan dan mata sebiru langit. "Go-Gojo..." "hah? apa itu Gojo?" tanya pemuda itu penasaran saat Isandra menatapnya tanpa berkedip, seolah tengah melihat keajaiban. ---//--- "ya, Yang Mulia?" ucap Isandra. "... kapan kau akan memanggilku 'ayah'?" tanya Galen blak-blakan. "ya! Kenapa hanya Evan yang kau panggil kakak? aku juga kakakmu tau!" seru Percy. Isandra nampak kebingungan dan terkejut di saat yang bersamaan, 'kenapa jadi begini?!' batinnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines