'Gue sayang elu'.
'Gue enggak'. (Dhiba).
Beberapa tahun kemudian
'Ana sayang akhi' (Dhiba).
'Ana juga'
Jika mereka tak mempercayai apa yang kamu katakan, maka percayalah bahwa ada kenyataan yang membuktikan.
"Lo istri gw, apaan sih, ga usah deket deket kang galon itu"
"Ish,gw ngambek baru tau rasa lo"
"Gw suami lo anjirr"
"Kenapa, gw suami lo, dan lo istri gw, kenapa lo yg ngatur suami lo? "