
Gadis kecil berkaleng kecil berasal dari dari Medan dan jatuh cinta dengan lelaki tampan yang berasal dari Negara Australia. Gadis Medan tersebut mulai jatuh cinta ketika Math Anderson mulai menujukan perhatiannya, memberikan harapan untuk maju dan berkembang. Lelaki Australia yang sangat tampan, berkulit putih, memiliki hidung yang mancung, dan bertubuh tinggi. Gadis Medan itu mempunyai cita-cita untuk menjadi seorang Artis dan Dosen. Ketika sudah mengikuti teater di Taman Budaya Sumatera Utara, gadis Medan itu mempunyai cita-cita menjadi artis. Tetapi karena faktor biaya cita-citanya pupus di tengah jalan. Air mata mengalir begitu cepat. Kehadiran Math Anderson menjadi pelipur lara gadis Medan itu. Gadis Medan itu jatuh cinta kepada Math Anderson pangeran tampan yang dikaguminya.Todos os Direitos Reservados
1 capítulo