Aku benci yang namanya cinta , cinta itu membuat aku selalu merasakan apa yang namanya sakit hati , cinta itu membuat ku selalu meneteskan air mata .Aku berjanji pada diriku sendiri , aku tidak mau mengenal yang namanya cinta , aku benci hal itu. Sampai aku kuliah aku masih menutup hatiku untuk laki-laki yang menyatakan perasaan cinta nya pada ku , sampai akhirnya ada seorang pemuda yang tidak menyerah untuk mendapatkan hatiku . Aku tidak bisa mencintainya tapi dia selalu membuat ku kagum dan selalu menaklukan hatiku , dan disuatu titik hatiku mulai perlahan terbuka buat dirinya . Aku perlahan mencintainya Dan ternyata aku ingat dengannya karena aku tidak sengaja menjatuhkan buku saat aku SMP dahulu , dia adalah seseorang yang menyakitku....
Tutti i diritti riservati