Sequel of The Dearest (Duhai Pendampingku)
.
Ainayya Dzahin Rafanda. Gadis cantik dan periang. Awalnya hidupnya baik-baik saja, hingga ia merasakan sebuah rasa yang selayaknya dialami remaja lainnya pada seseorang. Juga sebuah kenyataan hidup yang lagi-lagi membuatnya terpuruk. Seolah tidak cukup ia menerima kenyataan pahit tiga tahun lalu, sekarang ia harus menerima kenyataan lain yang lebih menyakitkan.
Ia tak pernah tahu jika masa lalu orang tuanya akan meninggalkan dampak yang cukup besar untuknya.
.
This is not about love.
.
Selamat membaca!
Kisah cinta mereka tida biasa. Harus saling berjuang untuk mempertahankan. Disaat cinta mulai tumbuh di antara salah satunya, kenapa selalu saja ada satu insan yang tidak menyimpan rasa lebih dari seorang teman ataupun musuh?
Seperti seorang perempuan bernama Diandra Seirian Adeline, dia tidak mudah mencintai, tidak pernah mencintai, dan sulit untuk mencintai. Hatinya sangat dingin, sampai tidak ada seorangpun yang dapat memecahkan kesepian di dalam hatinya, belum ada yang mampu menembus melewati kutub utara yang dia buat sendiri.
Sedangkan seorang Daren Seiisylt Aaron, dia tidak pernah berhenti mencoba, berawal dari rasa penasaran, hingga tumbuhlah cinta tanpa diminta. Perlahan cinta itu mulai merasuk ke dalam dirinya, secara perlahan, tapi semakin menusuk saat tau yang dia cintai tidak mencintainya kembali.
Cinta merasukiku, lalu kenapa dia sendiri yang hilang tanpa permisi
Apakah setiap pertemuan selalu ada perpisahan?
Jika iya, maka ajarkan aku untuk melupakan
Agar saat aku mencintai, aku tidak akan takut kehilangan
Dan aku akan mengajarimu tentang perjuangan
Agar bintang tidak berusaha untuk tetap berkilau sendiri
Setidaknya jadilah bulan yang menemani saat gelap menerjang terang.
****
~RezaNa