
Babak paling menyedihkan dalam percintaan bukanlah perpisahan, melainkan ketika kita hanya dapat mencintai seseorang dalam diam. Tanpa sadar bahwa di dekatmu ada seseorang yang lebih layak diperjuangkan, bukan seseorang yang selalu meragu. Seseorang yang disana yang selalu ada kapanpun, bukan dia yang hanya datang saat ia perlukan. Seseorang yang disana yang selalu menghapus jejak air mata dipipimu, bukan dia yang selalu membuat air mata mengalir di pipimu. Seseorang yang disana yang selalu setia mendoakanmu, meskipun kamu selalu mendoakan 'dia' yang jelas-jelas bukan untukmu. "Love like beautifull pain."All Rights Reserved
1 part