Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
Irreplaceable

Irreplaceable

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 24, 2013
The brain does the thinking, but the heart knows more about love than the mind can ever comprehend. Aku bingung antara gugup, malu dan berharap cowok itu membalas pesan singkat dari nomorku. Tapi dengan santai cowok itu mengedarkan pandangannya kebelakang lalu berhenti ke arah kami yang terlihat jelas sedang mengamatinya, pandangan mata kami bertemu, astaga mata coklatnya itu indah sekali, untuk beberapa detik ia berhasil membuatku tidak berkedip tetapi ia tidak menunjukkan ekspresi apapun lalu kembali tenggelam dengan ipod nya dan tidak memperdulikan handphonenya
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A GA TA || Lee Jeno [COMPLETED]
  • AIRIS
  • CINTA YANG NYATA
  • ATASANKU [ON GOING]
  • Bad Boys VS Ice Girl [Belum Revisi] || ✔
  • KEYNANDO™ ✔
  • [COMPLETED] 7 Days
  • Silent Heart!
  • Arsyilazka

Netta mengerjapkan kedua matanya. Mencoba mencerna kalimat yang baru saja dilontarkan oleh laki-laki yang duduk di sampingnya itu. Kali ini, jantungnya berdebar lebih kencang dari biasanya. Netta menundukkan kepalanya. Menatap tangannya yang masih di genggam laki-laki itu. Perlahan namun pasti, ia melepaskannya dengan canggung. Tapi laki-laki itu malah semakin mempererat, menahan tangannya untuk lepas. "ya?" tanyanya lagi, dengan senyum manis tercetak di wajahnya, membuat matanya menyipit membentuk garis. Netta berdeham sejenak, lalu menarik nafasnya dan menghembuskannya. Ia menatap laki-laki itu lama. "kenapa? Kenapa gue?" Dalam hati ia merutuki jantungnya yang berdebar semakin kencang dan ia berharap laki-laki itu tidak mendengarnya. Otot tangannya mulai tidak berfungsi lagi, susah sekali untuk menarik tangannya lepas dari genggaman tangan laki-laki itu. Genggaman laki-laki itu sungguh membuat Netta sulit untuk berkutik. Dan sekarang otaknya jadi lambat mencerna kalimat yang di ucapkan laki-laki itu. "karena gue maunya lo" [Penggunaan karakter visual tokoh dalam cerita fiksi ini bukan dimaksudkan untuk merusak karakter asli tokoh yang digunakan, tetapi semata-mata untuk kecintaan penulis dengan sang idola] Pict from Pinterest Created by Kavilyan

More details
WpActionLinkContent Guidelines