Lifeless Memory

Lifeless Memory

  • WpView
    Reads 673
  • WpVote
    Votes 82
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 20, 2017
Ceritanya update seminggu sekali. 2025 tepat 10 tahun lalu meteor meluluh lantakan setengah kota dari Akibahara. Dan sekarang sepertinya banyak orang yang sudah mulai melupakannya. Setidaknya itulah yang kulihat dari wajah orang-orang saat aku berada di dalam kereta menuju sekolah. Padahal, tepat di sebelah kami terlihat zona merah. Zona bekas meteor itu terjadi. Tidak ada perbaikan dan tidak ada pembangunan. Karena pemerintah telah memberikan pernyataan. "Ada hal yang aneh disana. Meteor itu terus akan memberikan teror kepada kita. Setelah beberapa penelitian. Siapapun yang berani kesana maka akan mati!" Setelah beberapa hal terjadi. Akhirnya aku tau kenapa Area itu dilarang. Ada permainan pemerintah disana. Dan kelompok teroris bernama "ANUBIS" mencoba untuk menghentikannya. Dan karena beberapa hal. Aku menjadi anggota kelompok teroris, Anubis.
All Rights Reserved
#100
power
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KARARINA (End)
  • Dark Eyes - The Beginning of Evil
  • Becoming A Mother Of Twins After Leaving Experimental Laboratory
  • Adrian S1- And Rise of The Tale(ON EDIT KE-3 Kali)
  • -MSS- Moon Star School [OG]
  • The past
  • Rengkarnasi Sang Core Crystal
  • Istri Kaisar Perang ( END )
  • Goddess of Twilight VOL.1

Disclaimer!!!!! 1. Disini Enjoy futa 2. Homophobic gausah mampir skip aja 3. Hanya fiksi ​Arina memahami satu hal, hidup terlalu singkat untuk dihabiskan dalam sebuah kepura-puraan. Maka, ketika ia memutuskan untuk mengakhiri pernikahan hasil perjodohan yang dipaksakan orang tuanya, ia tidak merasa kehilangan. Baginya, komitmen tanpa cinta adalah penjara, meski alasan di baliknya adalah demi kebaikan masa depannya yang selama ini dianggap terlalu gila kerja. ​Namun, ketenangan yang Arina bangun perlahan terusik di sebuah malam perayaan ulang tahun sahabatnya. Di sana, di antara riuh rendah suara musik, ia menemukan sosok Angkara-perempuan muda dengan tatapan tajam yang ternyata adalah adik dari sahabatnya sendiri. Ada jarak tujuh tahun yang membentang di antara mereka, namun bagi Arina, perbedaan itu hanyalah sekat tipis yang bisa diruntuhkan. ​"Kenapa baru sekarang kamu mengenalkan adik secantik ini?." Arina bertanya pada sahabatnya, namun netranya tak sedetik pun lepas dari sosok Angkara. ​Angkara, yang merasa terusik oleh tatapan penuh minat itu, mendengus pelan. "Tan, jangan bilang Tante tertarik pada saya? Sayangnya, Tante bukan tipe saya. Saya hanya mencari yang seumuran, atau yang lebih muda. Kita tidak akan pernah cocok, jarak usia kita terlalu jauh untuk dipangkas." ​Arina hanya tersenyum tipis, sebuah senyum yang sulit diartikan. Ia melangkah mendekat, memangkas jarak. "Usia hanyalah angka yang berderet, Sayang. Dan kamu? Kamu adalah definisi sempurna dari tipeku." ​Di balik wajah datarnya, Angkara hanya bisa membatin gusar. "Mimpi apa aku semalam, sampai harus dikejar-kejar oleh wanita dewasa sepertinya?". ​Kini, Arina berada di persimpangan. Apakah kegigihannya akan meluluhkan dinding dingin yang dibangun Angkara, ataukah ini hanyalah babak baru di mana Arina harus belajar menerima bahwa beberapa hati memang tidak diciptakan untuk saling memiliki?. Start : 24 Januari 2026 Finish : 5 Februari 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines