Sepasang Rasa Yang Utuh

Sepasang Rasa Yang Utuh

  • WpView
    Reads 62
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 7, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Semoga kita semua memahami. Hingga tiada lagi terdengar kesedihan dan kutukan terhadap takdir. Karena sejatinya hidup, adalah serangkaian rasa yang saling melengkapi. Tersusun menjadi sebuah cerita. Yang sangat berguna sebagai bekal pemahaman bagi anak cucu kita, atau kepada siapa saja orang yang kita sayangi, dan terlebih yang -kita cintai-. Cerita yang akan kubagikan di sini, adalah penggalan cerita dari bab pertama dari novel ketiga ku yang berjudul Sepasang Rasa Yang Utuh. Cerita yang mengisahkan hal sederhana, mengenai rasa. Rasa penerimaan, rela, memaafkan, ridho dan mengikhlaskan. Hidup ini tak serumit dan semengerikan yang ada dipikiran kita, sebenarnya. Jika saja, rasa yang utuh telah terlekat secara sempurna di dalam hati. Dan semoga kalian lekas menemuinya, menyukainya, dan terlebih memahaminya. Selamat membaca.
All Rights Reserved
#137
ketulusan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Me and My World
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • TOO MUCH (Tamat)
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • SERIBU SISI ORIGAMI [COMPLETED]
  • Felicia> Januari With You
  • jangan percaya seseorang
  • Ustadz Is My Husband

Aku disini. Berdiri diantara hirup pikuk org yg berlalu lalang. Dan aku belajar banyak hal, Pertama aku sendirian. Kedua mereka tersenyum bahagia. Ketiga aku merasa kesepian. Dan tidak ada org yg memperhatikan. Aku menyadari beberapa orang telah memiliki pasangannya dan aku tetap sendiri dalam kesepian yang mendalam. Awalny hari ini tidak terlalu berat, aku hanya tidur didalam kamar dan membaca novel. Hari minggu ini menyenangkan, sampai akhirnya aku mengetahui bahwa saudara perempuanku bertunangan dan akan segera menikah dalam usianya yang sangat muda. Itu sebenarnya bukan salahnya. Hanya saja, aku merasa hanya aku yang tidak memiliki pasangan. Sedangkan semua temanku memilikinya. Dan itu membuat hatiku perih. Ya, entah sampai kapan kesendirian dan kesepian ini akan terus mengikutiku. Well, kepedihan hati ini, silahkan kalian tertawakan kisahku..... *untuk melindungi cerita, sebagian cerita di private. So you must follow me

More details
WpActionLinkContent Guidelines