Catch Me

Catch Me

  • WpView
    Reads 4,099
  • WpVote
    Votes 423
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 7, 2017
Parker tersenyum padaku. "Kemudian, aku bertemu gadis ini." Jantungku berhenti--seluruh dunia seolah berhenti. "Dia putus asa, tidak bisa berjalan dengan benar di tanah yang rata walau dia mencoba." ujarnya dengan lembut, matanya tak tergoyahkan. "Dialah satu-satunya orang yang tidak memperlakukanku seperti sesuatu yang berbeda. Aku merasa menjadi 'seseorang' saat aku ada didekatnya. Kau tahu, semuanya tak begitu gelap lagi. Aku jatuh cinta padanya bahkan sebelum dia tahu namaku, tapi aku tahu namanya..." Parker berhenti, dia mengamatiku. "Isabella..." Parker mengulurkan tangannya, sementara aku berdiri, tak bisa berkata apa-apa. Dia menyapukan jari tangannya diatas luka lebam yang membengkak, membelai luka yang ada dibawah mataku dengan lembut, dia membungkuk sehingga matanya sejajar dengan mataku. "Kalau kau belum memahami semuanya," ujarnya dengan lembut. "Aku mencintaimu. Sangat mencintaimu sampai itu terasa sakit--" aku mencondongkan tubuhku ke depan, dan menekan bibirku ke bibirnya. ∆ Indonesian Translation "Catch me", Created by Once Upon a Time.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • MD : Just me | 🔚
  • Simple LOVE [Completed]
  • My Little Monster - Completed
  • WHO ?
  • Di Balik Kacamata [END]
  • F E E L I N G ✔✔✔ [Lanjut; Feeling 2]
  • You're Here, But Not For Me
  • Sexy Daddy
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines