Story cover for DIMENTION by Sriwedari17
DIMENTION
  • WpView
    Membaca 374
  • WpVote
    Vote 26
  • WpPart
    Bab 4
  • WpView
    Membaca 374
  • WpVote
    Vote 26
  • WpPart
    Bab 4
Bersambung, Awal publikasi Feb 09, 2017
Bagaimana jika kehidupanmu yang awalnya normal, tiba-tiba berubah sekejap dengan segala kejanggalan?

Dan awalnya kamu bisa bebas berjalan di kesepian, kini harus merasa waspada dengan wajah-wajah menyeramkan yang muncul di sisi gelap.

Belum lagi tiap saat telingamu harus mendengar jeritan kesakitan dan penyesalan, dari 'mereka' yang tak nampak.

kamu tak bisa menghindar, harus terbiasa dengan kedatangan 'mereka' dalam hidupmu yang mulai berubah.

Dan, akhirnya kamu mulai sadar. 

"Apa aku ini Indigo?".




"WELCOME TO OTHER DIMENTION".
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Daftar untuk menambahkan DIMENTION ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
Titik Yang Benar oleh siPanjangNapas3
42 bab Bersambung
Genre : romance, drama psikologi (slowburn) -------------------------------------------- Coba bayangin... Di suatu titik dalam hidupmu yang sedang baik-baik aja, kamu tanpa sengaja menatap ke arah langit di malam hari, melihat bintang bertebaran, tak terhitung. Tapi kamu ga peduli. Menyematkan keyakinan kalau tiap hari langit memang seperti itu. Kecuali pas mendung. Lalu di suatu titik, saat hidupmu lagi depresi, kosong, ancur, ga punya harapan, kamu sengaja keluar tengah malam. Entah jam dua, jam tiga, jam satu, cuma buat tenangin diri dan noleh moment itu lagi. Tapi apa? Kamu cuma lihat satu bintang, bersinar sendirian di tengah hamparan gelap. Mungkin itu bukan kebetulan, karena yang kamu lihat bukan cuma bintang, melainkan refleksi dirimu sendiri. Ada kekuatan di semesta ini yang mau bilang ke kamu, saat kamu udah kehilangan banyak cahaya, kamu cuma perlu jadi seperti bintang itu, karena cahaya itu sendiri sebenarnya sudah ada di dalam hati kamu. Ya, aku bisa bilang ini karena aku sudah pernah melewatinya. Dan aku disini bukan untuk omong kosong belaka, bukan hanya sekadar curhat atau menggores halaman dengan kata. Aku cuma ingin menemani kamu. Kalau kamu sedang merasa gak baik-baik aja, atau butuh tempat untuk diam dan meresapi... Jika kamu tertarik sama hal-hal yang gak masuk di akal tapi masuk di hati, atau menyelami cerita yang endingnya ternyata tidak selalu indah, barangkali kamu akan suka untuk singgah disini, di duniaku...sembari ngopi...atau minum cokelat. Karena indah saja gak akan cukup, perlu cinta yang tulus untuk memaknai apa itu kekuatan, apa itu pelajaran, apa itu kenangan, dan apa itu... "Tetap hidup" #1 hidup : 10 Mei 2025
NOESIS [END] oleh Reisen_San
21 bab Lengkap
Setiap pagi dimulai dengan nada yang sama. Nada yang tidak asing, tapi juga tak pernah benar-benar diingat. Seperti dengung lembut yang tumbuh dari dinding, atau bisikan yang terlalu sopan untuk membangunkan siapa pun. Anak-anak terbangun perlahan. Mereka tahu kapan harus duduk, kapan harus tersenyum, dan kapan harus mengatakan "terima kasih" pada sesuatu yang tidak pernah mereka lihat. Langit tak pernah berubah. Lantai tak pernah berdebu. Hari-hari disusun rapi seperti barisan seprai yang terlipat. Tidak ada yang jatuh. Tidak ada yang hilang. Kecuali... sesuatu yang tidak pernah disebut. Di antara semua yang seragam, ada satu yang tidak persis cocok. Seorang anak perempuan yang terlalu tenang, terlalu sering diam di tengah keramaian, dan matanya-selalu mencari sesuatu yang tidak terlihat orang lain. Serene. Ia menulis hal-hal kecil di balik kertas tugas. Hal-hal yang tidak pernah diajarkan, dan tidak boleh ditanyakan. Ia mencatat kapan musik terasa sedikit lebih sendu, kapan suara langkah di lorong tidak cocok dengan jumlah kaki. Orang bilang Serene hanya anak yang suka berpikir. Anak yang tidak pernah nakal, tidak pernah melawan. Tapi mereka tidak tahu... diam itu kadang bukan berarti lupa, melainkan mengingat terlalu banyak. Dan pagi-pagi di tempat ini, yang seharusnya hangat dan tenang, perlahan mulai terdengar berbeda- bukan karena ada suara baru, tapi karena seseorang mulai benar-benar mendengarkan. [Update setiap Malam] 《DISCLAIMER》 [DON'T COPY PASTE MY STORY!!] *Aku butuh sebuah 🌟 agar mereka yang tak terlihat tidak mendekat * Start = 14 mei 2025 Finish =
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 9
Indigo Crystal 1 cover
Titik Yang Benar cover
heartbeat cover
NOESIS [END] cover
kisah horor: teror jam 12 malam cover
  *{ MAFIA POSESIF (DIAM)}*  '''CHOI YN X JEON JUNGKOOK ''' cover
TRANSMIGRASI??BODO AMAT!!! [END] cover
Impian Untuk Hidup (End) cover
Those Who Are Invisible cover

Indigo Crystal 1

23 bab Lengkap

Sejak kecil, aku tidak tau kalau mataku akan terus setajam ini. Awalnya aku tidak percaya "mereka", bahkan aku tidak takut ketika melihat "mereka" di usiaku yang masih kecil. . Kupikir, apa yg kulihat adalah kesalahan pada mataku. Sampai pada akhirnya, seiring berjalannya waktu, seiring bertambahnya usia, ketajaman mata ini semakin bertambah. Aku menyadarinya, tapi tetap tidak mau mengakuinya. . Kukira, di usia 17th ketajaman mata ini akan hilang begitu saja. Ternyata aku salah, hingga saat ini umurku sudah dewasa, ketajaman mata batin ini semakin menajam. Kadang ini melelahkan, tapi sekarang aku tidak mau diam saja dan mengabaikan kemampuan ini. Jika memang ini berguna untuk membantu orang lain dalam mengingatkan kepada-Nya, Ikhlaskan. Tapi jika ini merugikan dan tidak ada manfaatnya, maka hilangkan. . Tapi, ini seperti sudah permanen. Hari-hariku dipakai untuk mengupas apa hikmah dari yang kulihat ini. Di setiap interaksi, di setiap tanda-tandaNya yang diperlihatkan, aku haruslah berpegang teguh pada pedoman-Nya. Pasti dibalik apa yg kulihat dan orang lain tidak lihat, ada banyak hikmah dan pelajaran di dalamnya. . Jika terdapat kebaikan dari apa yang kau lihat, maka sampaikanlah (walau 1 ayat). Tapi, bijaklah dalam menyampaikan sesuatu yang tidak semua orang memahaminya :)