Story cover for AlfAbel [END] by diaryputih
AlfAbel [END]
  • WpView
    Reads 51,251
  • WpVote
    Votes 11,084
  • WpPart
    Parts 69
  • WpView
    Reads 51,251
  • WpVote
    Votes 11,084
  • WpPart
    Parts 69
Complete, First published Feb 09, 2017
Di kursi panjang ini ku dudukan badanku
Menatap kerinduan bintang malam
Angin malam megingatkanku
Akan lembaran kecil puisi kenangan

Tentang tawa yang menggetarkan hatiku
Tentang senyum yang menenagkan
Dimana rembulan tersenyum padaku
Membisikan rayuan manisnya

Waktu
Mengapa engkau cepat berlalu
Megambil seseorang yang ku rindu
Dimana aku tak dapat bertemu

Rindu
Alamku dan alamnya sudah berbeda
...........................

Belum saja Abel selesai membaca, setetes air mata keluar membasahi pipinya. Puisi yang di buat oleh Alfa itu terjadi nyata di kehidupannya. Kenapa Abel tidak sadar jika puisi itu bukan puisi biasa, puisi yang Alfa buat itu adalah kode bahwa dirinya bukan di takdirkan untuk Alfa, mengapa Abel tidak berpikir sepanjang itu.

@Syalsya Maretha Zahara
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add AlfAbel [END] to your library and receive updates
or
#740populer
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 9
Just Words cover
S A U D A D E cover
ARA - REVISI cover
Rain Drops ( On Going ) cover
Let Me Love You Longer cover
DIFFERENT TWINS [ END ]  cover
LOVE in SILENCE  cover
Hiraeth'n cover
Setia Di Hati (Selesai) cover

Just Words

72 parts Complete

Hanya gambaran perasaan yang coba dituangkan lewat tulisan. Tidak bermaksud menyinggung, melukai atau bahkan membawa luka lama dari masa lalu. Aku pernah mengalami, dan mungkin kau pun pernah. Kecewa, marah, terluka, sedih, benci, kehilangan, dikhianti, ditinggalkan, dicampakkan, semua hal yang membawa luka dalam. Mari kita ikhlaskan saja apa yang sudah terjadi. Terima saja, cobalah menjalani, disaat kau sudah terbiasa maka luka itu tidak akan terasa sesakit dulu lagi. Karena kau butuh kedamaian dan lembaran baru. Love yourself.