Love My BadBoy

Love My BadBoy

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 10, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"what!!mama bercanda kan!?"teriakku histeris.. "Enggak lah sayang"ucap mama santai, "aahh"teriakku frustasi.. "Enggak mah aku gamau dijodohin sama cowo kaya dia"ucapku tak terima.. "kenapa engga sayang?dia baik,sopan,kaya,mapan,tampan lagi.apasi yang bikin kamu gamau. kalo mama jadi kamu mama pasti bakal ngerayain pesta tujuh hari tujuh malem"ucap mamaku sambil tertawa.. "yaudah kalo gitu mama aja yang nikah sama revan"ucapku langsung berlari ke tangga. "mama gatau aja kalo dia cowo brengsek yang udah berani ngambil first kiss aku tanpa persetujuan ku"kataku bicara sendiri kaya orang gila,biarin aja intinya aku ga terima dijodohin dengan pria menjijikan ituTITIK!!!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • Menikahi Sahabat Ibuku
  • Unplanned marriage
  • MEMBUAT SUAMI MENYESAL
  • NARENDRA, SPOILED HUSBAND (END)
  • Gue Jadi Istri Muda ?
  • Crazy Marriage
  • 1, Bunga di Taman Hati
  • Komedi cinta [Tahap Revisi]

Menikah dengan bapak-bapak? Siapa takut!! Felisa Anindira, gadis berusia 18 tahun itu tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan naksir dengan seorang Arvin Bisma Pradipta yang tak lain adalah sahabat Ayahnya. Awalnya dia hanya merasa kagum pada sosok pria dewasa itu, pribadinya, kecerdasannya dan cara bicaranya sangat merepotkan untuk hatinya. Felisa jatuh cinta pada sosok Arvin setelah pria itu membantu menyelesaikan kasus penjebakan Kakaknya. "Pak, nikah sama saya yuk?" "Berhenti bercanda, anak kecil kuliah saja yang benar." sahut Pak Arvin acuh. "Pak, saya suka sama bapak tau, jadi suami saya mau gak?" tanya Felisa dengan mata berbinar. "Saya sudah punya calon istri." Balas Pak Arvin. "Saya santet calonnya boleh, gak, pak? Biar bapak nikah sama saya aja?" ujar Felisa semakin menjadi. "Terserah kamu, lah." pasrah Arvin yang tidak tau harus bagaimana berbicara dengan putri bungsu sahabatnya. (Ini mungkin halu yg gak jelas bgt, tapi aku harap kalian mau voment ya hehe) Mau happyend atau sadend?

More details
WpActionLinkContent Guidelines