Way to Home

Way to Home

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 9, 2017
Dia mengatakan bahwa ia mencintai Kekasihnya. Dia mengatakan bahwa wanita itu adalah segala yang ia butuhkan dihidupnya. Dia mengatakan bahwa akhirnya ia menemukan wanita itu sebagai tokoh utama di kehidupannya. Dia mengatakan pada Sahabatnya. Dia juga menceritakan betapa bahagianya dia bersama wanita itu kepada sahabatnya. Menceritakan segala kisah cinta mereka berdua tanpa bosan dengan segala tatapan penuh binar dan senyum bahagia. Mengatakan bahwa wanita itu segalanya. Sahabatnya akan selalu menjadi orang pertama yang mendengarkan kisahnya. Dan pada saat musih dingin diakhir tahun itu, untuk sekian kalinya ia menampakan raut bahagianya itu untuk orang yang selalu menjadi yang pertama mendengarkan kisahnya bahwa Mereka akan menikah, dirinya dan kekasihnya akan selamanya terikat. Dirinya merasa akan bahagia. Tetapi Pria tersebut tidak tahu bahwa keputusannya akan merubah hal lainnya juga. Kehidupannya yang lain. Yang sesungguhnya. Nafasnya. Bahwa orang lain akan menyadarkan ia kalau semuanya salah. Hal yang ia yakini adalah salah. Dan musim dingin ditahun itu akan menjadi yang tak terlupakan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Calvarie | Revisian [Segera Terbit]
  • ATHAYA
  • Elina- kisah ku
  • Guard Your Hearts
  • Where to
  • Kisah Sudah Selesai
  • Our Apartment
  • Harmoni  [AHS1]
  • Friendzone
  • From a friend to lover?

Kala itu, Marie yang sedang piket di ruang kelasnya merasa sangat kesal akan tingkah laku seorang pemuda yang merupakan teman seangkatannya, dan pemuda tersebut bernama Calvin. Kesan pertama itu membuat Marie sangat tidak menyukainya, karena tingkah lakunya yang sangat menyebalkan. Namun, seiring berjalannya waktu, Marie yang sudah tak ingin mengingat hal tersebut pun kini berubah menjadi teman baik yang cukup dekat dengan Calvin. Marie yang awalnya hanya ingin membalas perbuatan Calvin kala itu, kini justru membuatnya secara tak sadar dengan perasaannya sendiri terhadap Calvin. Kedekatan Marie dengan teman-teman terdekatnya, kini terlihat semakin erat dan sangat kompak di setiap harinya. Namun, satu masalah besar datang menimpa mereka, hingga kini mereka harus berpisah dan berjalan di dalam garis takdirnya masing-masing. Lalu, bagaimana dengan kelanjutan perjalanan dari pertemanan mereka? Akankah pertemanan tersebut harus terputus karena satu masalah besar yang menimpa mereka? Ataukah justru mereka masih tetap berkomunikasi dengan baik meskipun situasinya sudah sangat berbeda? Baca cerita selengkapnya di sini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines