Story cover for lunglai by adahze0995
lunglai
  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Feb 10, 2017
Mature
Disore hari yang sedang hujan deras, aku sedang berjalan kaki. ketika aku sedang berjalan, seseorang menghampiriku dengan lunglai. 
dia: '' hi kumaha damang?''
aku: ''alhamdulih damang, pangestu?
dia: abi tipayunnya, punten mayunan, nuju aya bujengen.
aku: muhun mangga tesawios. 
orang itu menyapaku dengan sopan dan lembut, kami saling sapa dengan bahasa sunda. sejenak aku berfikir siapa ya orang yang menyapa barusan kok akrab banget. sambil memejamkan mata aku coba mengingat ngingat mukanya yang amat ramah tapi layu yaa seperti aku kenal. aku memaksa utuk ingat tetapi ahh benar-benar tidak ingat.
hmm hujan sore itu membuat ku basah kuyup karena aku sengaja tidak nembawa payung, aku membiarkan tetesan tetesan hujan menetes kedasar muka. kenapa aku membiarkannya itu karena kamu penyebabnya.!
All Rights Reserved
Sign up to add lunglai to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Aku, Kamu dan Hujan by IinRosdianaRosdiana
9 parts Complete Mature
Hari ini hujan turun dengan deras. Awan sangat hitam, petir saling menyahut, sama seperti hati ku saat ini. Cuaca ini sangat mewakili hati dan perasaanku, kelabu. Aku berjuang untuk nya, tapi dia tidak. Aku hanya ingin mengambil perhatian nya supaya dia suka padaku. Tapi dia, hanya sebatas menghargai ku saja dan tanpa ada niat untuk membalas perasaanku. Ohhh, itu sangat menyakitkan bagi ku. Dia berkata memiliki rasa yang sama, tapi aku tidak pernah melihat keyakinan dari matanya. Aku hanya bisa berjalan dan menangis karna perjuangan ku tak di hargai,lelah rasanya berjuang sendiri. Sampai di pertengahan kota, aku melihat seorang lelaki membawa payung dan tersenyum hangat yang membuat ku tersipu malu. Dia mengajakku ke rumah nya. Awal nya aku curiga dan merasa was-was kepada lelaki tersebut. Tapi entah aku merasa ingin mengikutinya dan ada dorongan dari mana aku ingin mengikutinya. Ahh, dia menggenggam tanganku yg membuat ku tak bergerak sama sekali, hanya mengikuti langkah nya. Dan sampai di ujung jalan, ada satu rumah yg berbentuk hati. Aku terkejut melihat nya, dia mengajak ku masuk untuk menghangatkan badan dan membilas diri karna aku sangat basah. Sudah berjalan beberapa hari, dia sangat perhatian dengan ku, ia memberikan semua yang sebelum nya belom pernah aku rasakan. Aku merasa berwarna kembali dan tersenyum untuk kesekian kalinya. BTW, itu kata perumpamaan yaa guys. Manaada rumah berbentuk hati, halu deh haha:v Awas typo bertebaran! Cerita pertama di akun ke2🤗 Semoga kalian suka. @_diana283
You may also like
Slide 1 of 10
RAIN cover
Rintik Sendu ✔ cover
Rainy Day cover
Tentang dia (END) cover
RAIN cover
Haters and Lovers of Rain [END] cover
Rainy Day (complete) cover
Alena, Si Gadis Hujan cover
My Cold Boy cover
Aku, Kamu dan Hujan cover

RAIN

36 parts Complete

[The Winner Of Wattys Award 2017 Category THE ORIGINALS] Ketika Terlalu Takut Untuk Menatap Hujan. Soal hujan yang datang membawa luka. Juga tentang senja yang datang hapuskan ia, dan gantikannya jadi bahagia. -Rainalmira. [Attention] Maaf kalo part-part awal sedikit membosankan, karena part awal ditulis lagi setelah saya vakum menulis selama hampir 2 tahun, jadi maklumi hehe. Part selanjutnya ditulis dengan enjoy. Selamat membaca :) #MAAF Beberapa part di private untuk kepentingan penulis dan menghindari pembajakan. You have to follow me first to read all the parts. Thanks. Btw, buat yg baru mau baca, part komplit berjumlah 34, bukan 28. Kalau masih 28, coba di log out duls abis itu log in lagi muehehe Mulai Publish : 26 Mei 2017 Tamat : 18 Oktober 2017, 10:00 PM Copyright 2017 by gracias00