Story cover for Flakes by groundedgal
Flakes
  • WpView
    Membaca 1
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
  • WpView
    Membaca 1
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
Bersambung, Awal publikasi Feb 10, 2017
Ia hanya tidak tahu harus merasa bahagia atau sedih atau marah atau kecewa. Yang ia tau ia hanya harus menerima kenyataan. Karena memang begitulah adanya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang

1 bab

Daftar untuk menambahkan Flakes ke perpustakaan Anda dan menerima pembaruan
atau
Panduan Muatan
anda mungkin juga menyukai
ADIKARA ELUSIF oleh blackcurrantbery
39 bab Bersambung
Baca lapak sebelah dulu biar nyambung, baca DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
anda mungkin juga menyukai
Slide 1 of 10
The Kidnapper  cover
Sefrekuensi {ON GOING} cover
JASMIN(slow Update) cover
Noda dalam Cinta cover
SMP (sudah Mencintai Pergi) cover
Dear You cover
Because I'm Stupid (End) cover
Inside You cover
Sebuah Rasa cover
ADIKARA ELUSIF cover

The Kidnapper

11 bab Lengkap

[BIG REVISION] + [FAST UPDATE] "Karena hidup tidak akan selalu seperti apa yang kau inginkan" Kau tahu setelah semua ini, kata-kata itulah yang paling dan selalu aku ingat. Terkadang ini menyakitkan saat kau tahu 'dia' datang dengan cara yang salah, di waktu yang salah, dan dengan semua hal yang dibawanya adalah salah. Saat kau mencintai seseorang dan dia hanya mempermainkan mu Saat semua terasa hancur dan saat itu juga 'dia' datang dengan cara yang salah, yang membuat semuanya semakin hancur Tapi saat 'dia' mencoba untuk memperbaiki semuanya, memperbaiki hati yang telah hancur ini. Akankah 'dia' berhasil? Semua ini berjalan begitu saja tanpa dapat kita ketahui apa yang akan terjadi berikutnya. Dan aku pun tak tahu apa yang akan terjadi. Akankah aku memaafkan nya atau tidak? Karena seperti semua orang mengatakan "Sekalinya kau meremukkan sebuah kertas, dia tidak akan bisa kembali seperti semula" Namun di sisi lain sebuah pendapat bertolak belakang mengatakan "Karena cinta yang tulus adalah obat segalanya" Kau tahu hidup itu sulit begitu juga cinta. Kita sama - sama tidak akan pernah dapat mengetahui apa yang akan terjadi. Entah mengapa 'hidup' dan 'cinta' bagaikan sesuatu yang tidak terpisahkan dan tidak bisa ditebak seperti dalam sebuah "PUZZLE" --- It's hard when u start to talk about it. So just see what will happen.. WELCOME TO MY LIFE