Juan Lover's.

Juan Lover's.

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 13, 2019
"Permisi Kak", Cia memberanikan untuk membuka suara saat dirinya baru saja masuk kedalam ruangan Ketua Panitia Ospek yang terkenal dengan tatapan menusuk dari mata hazel elang laki-laki itu. Cia terus saja menundukkan mukanya, membiarkan poni tipis didepan dahinya dan rambut panjang coklat gelapnya yang diikat kepang dua turun menutupi sebagian wajahnya. Cia tidak berani menatap kakak tingkat yang ada didepannya sekarang. Akibat kecerobohannya membuat dirinya harus berhadapan langsung dengan pemilik suara bass dan berat tersebut. 'Suara itu' , Jerit hati kecil Juan saat mendengar kata yang keluar dari bibir gadis yang kini berada didepannya sambil menundukkan kepalanya, seolah mengatakan bahwa dirinya tidak berani untuk menatap dirinya. "Angkat wajah Lo, apa begitu bicara dengan senior dengan cara menundukkan kepala?, Jika bicara dengan yang lebih tua tatap matanya bukan menunduk", Ucap Juan secara tegas mencoba membuktikan bahwa gadis ini 'dia' yang Juan rindukan atau bukan. Cia berusaha mengangkat wajahnya, memberanikan diri menatap sang senior. Mata bulatnya berwarna coklat terang berpapasan dengan sang pemilik mata elang tersebut. 'Benar ternyata itu 'dia' pemilik tatapan teduh itu' ,Jerit batin kecil Juan 'Astaga, sial!', Teriak batin Cia. Ada apa dengan Juan dan Cia? Ayo baca! Salam Author✔
All Rights Reserved
#52
cia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE INTO PANDORA BOX [ SUDAH TERBIT ]
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • ZIA-IE
  • ELGARVE ; MY POSSESSIVE BOYFRIEND
  • Bukan Stalker [TAMAT]
  • Arsyilazka
  • Di Antara Tawa dan Tragedi
  • REALIZE [END]
  • SENIOR'S [END]✅

[JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK KETIKA MEMBACA & FOLLOW AUTHOR] Kehidupan Kayla Zahira terasa menyenangkan dan berjalan normal dengan ia yang bercita-cita menjadi seorang penulis, namun pertemuannya dengan Arjuna Pradipta membuat seorang Bagas Ardiansyah mulai khawatir jika ingatan Kayla di masa lalu yang sengaja ia kubur dalam-dalam akan terbuka seiring berjalannya waktu seperti sebuah kotak pandora. "Jauhi Juna, abang gak suka kamu berhubungan sama dia" "Abang jangan gitu, pak Juna baik dia juga perduli sama adek." Bagas hanya bisa terdiam tak sanggup menjawab setiap kali Kayla bertanya kenapa Bagas sangat tidak menyukai Juna yang di mata Kayla adalah sosok pria yang dapat diandalkan dan sangat baik. Tanpa sepengetahuan Kayla, yang Bagas mau hanyalah Kayla menjalani hidupnya dengan tenang dan nyaman tanpa harus menoleh ke belakang lagi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines