We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
bad boy or good boy

bad boy or good boy

  • WpView
    Reads 202
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 24, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
"Turun lo dari motor gue!" perintah Abyan kesal. "Ogah! Kalo gue nggak bisa nganter Caramel, lo juga nggak bisa." "Turun!" ujar Abyan lagi sambil mendorong tubuh Alvaro agar menjauh darinya. Hal itu membuat Alvaro menggila. Dia malah memeluk tubuh Abyan dari belakang, membuat cowok peringkat 2 paralel itu memekik. "JIJIK LEPASIN GUE!" Bagaimana jadinya jika seorang cewek lucu dan polos diperebutkan oleh dua cowok most wanted di sekolah? Kedengaran drama dan mainstream banget kan? Emang. Caramel, cewek manis penuh rahasia yang baru pindah sekolah itu dijadiin rebutan oleh dua cowok keras kepala yang sikapnya saling bertolak belakang. Abyan si anak teladan yang nggak pernah bosen jadi juara kelas dan Alvaro yang hobi bolak-balik masuk ruang BK. Kira-kira kalau jadi Caramel kamu bakal pilih yang mana? Diajak belajar bareng sama cowok ganteng yang pinter. Atau diajak seru-seruan sama cowok tukang bikin onar.
All Rights Reserved
#15
chuu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caramel
  • Gara-gara Sepucuk Surat
  • AKSENIO
  • Caramel Macchiato [SELESAI]
  • C I N (T) A (COMPLETE)
  • ABIAN: sweet but possesive
  • Sweet Combat
  • About Caramel
  • LOVE STORY QIANARRA
  • TENDER✔ [ COMPLETE ]
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

More details
WpActionLinkContent Guidelines